KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Cegah Banjir, Hendi Imbau Pembangunan Kota Semarang Jangan Sampai Membabi Buta

Kompas.com - 12/02/2020, 09:05 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengikuti jalan sehat di Kelurahan Gondoriyo, Selasa (11/2/2020). Dok. Pemkot SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengikuti jalan sehat di Kelurahan Gondoriyo, Selasa (11/2/2020).

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengimbau pembangunan di kawasan Kota Semarang atas, termasuk Kelurahan Gondoriyo agar jangan sampai membabi buta.

“Kawasan Semarang atas berfungsi sebagai daerah resapan air, harus dijaga dengan tetap mempertahankan pepohonan hijau,” kata Hendi (sapaan akrab Wali Kota Semarang) dalam keterangan tertulis.

Pernyataan itu ia sampaikan saat mengikuti kegiatan jalan sehat di Kelurahan Gondoriyo, Selasa (11/2/2020).

“Jika pohon-pohon di kawasan Semarang atas habis ditebang, wilayah Semarang bawah akan terdampak banjir,” imbuh Wali Kota Semarang.

Baca juga: Wali Kota Semarang Dukung Kegiatan Bersifat Guyub di Stadion Citarum

Untungnya, saat ini salah satu perumahan di Semarang atas, yakni Beringin Forest Park yang menjadi lokasi jalan sehat masih banyak dijumpai pepohonan besar.

Alhamdulillah tidak hanya rumah, tetapi masih banyak pohon. Apalagi ada pohon durian besar ini,” ujar Hendi.

Ia turut berpesan kepada masyarakat untuk banyak menanam pohon pada musim hujan. Hal ini supaya menjadikan Kota Semarang makin sehat dan sejuk.

Sosialisasikan program Pemkot Semarang

Wali Kota Hendi juga menyosialisasikan berbagai program Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang pada acara itu.

Salah satunya program yang ada di bidang pendidikan. Masyarakat kini bebas sekolah mulai TK, SD, dan SMP Negeri.

Tak hanya sekolah negeri. Tahun 2020 ini, Pemkot Semarang akan menggratiskan biaya 41 sekolah swasta dan tahun depan 100 sekolah swasta.

“Ini agar disampaikan kepada warga lain, supaya tidak ada lagi keluhan tak bisa sekolah karena tidak ada biaya,” ujar Hendi.

Baca juga: Wali Kota Semarang Imbau Warga Kurangi Penggunaan Plastik

Program lain adalah Universal Helath Coverage (UHC). Hendi kembali menyosialisasikan bahwa program ini meng-cover biaya kesehatan masyarakat.

Seluruh biaya, mulai melahirkan, imunisasi, hingga berobat di puskesmas atau rumah sakit kelas 3 adalah gratis.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya