Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Wali Kota Semarang Minta Pemuda Anshor Siapkan Diri Hadapi Masa Keemasan Indonesia

Kompas.com - 24/02/2020, 07:26 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, saat menghadiri Apel Kebangsaan Banser Ansor, di Lapangan Cepoko Gunungpati, Minggu (23/2). DOK. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi, saat menghadiri Apel Kebangsaan Banser Ansor, di Lapangan Cepoko Gunungpati, Minggu (23/2).

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang biasa disapa Hendi mengatakan, tahun 2045 yang bertepatan dengan 100 tahun usia Indonesia, akan menjadi masa keemasan negara.

“Pengamat ekonomi dunia menyatakan ada dua negara di tahun 2045 yang tumbuh menjadi salah satu the best five economic in the world, Indonesia salah satunya,” kata Hendi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Untuk menghadapi masa tersebut, Hendi meminta pemuda Anshor mempersiapkan diri.

“Ciptakanlah generasi muda kompetitif, yang selalu berpikir positif, berkolaborasi meningkatkan skill dan kemampuan, insyaallah akan menjadi bagian orang sukses,” kata Hendi.

Baca juga: Syarat RI Menjadi Negara dengan Ekonomi Terbesar di 2045, Ekonomi Harus Tumbuh 7 Persen Per Tahun

Hal tersebut dikatakan Hendi, saat menghadiri Apel Kebangsaan Banser Ansor, di Lapangan Cepoko Gunungpati, Minggu (23/2/2020).

Pada kesempatan tersebut, Hendi juga menyampaikan salah satu permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia, yaitu radikalisme.

“Seperti yang pernah disampaikan Bung Karno, perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. Salah satunya ada yang ingin merusak ideologi negara kita dengan paham radikalisme,” kata Hendi.

Terkait hal tersebut, Hendi pun mengajak kurang lebih 1.000 anggota Banser Ansor yang hadir untuk memerangi radikalisme di Kota Semarang.

Baca juga: Mahfud MD Jelaskan Beda Makna Radikalisme Bung Karno dan Teroris

“Ansor sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI) harus menjadi benteng utama dan terdepan dalam memerangi radikalisme. Siap?” Tanya Hendi yang dijawab riuh ribuan Banser.

Hendi pun kembali menegaskan komitmen dirinya bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam memerangi radikalisme.

“Saya sepakat dengan Ansor. Jika ada yang mencoba merongrong NKRI, merobek ideologi Pancasila, saya pastikan hari ini, saya bersama Ansor melawan radikalisme yang ada di Kota Semarang,” kata Hendi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
komentar di artikel lainnya