Kompas.com - 26/02/2020, 22:16 WIB
Dua dari tiga pelaku pemerasaan sopir truk di sejumlah wilayah Sumsel, ketika berada di Polda Sumatera Selatan, Kamis (26/2/2020). Satu dari pelaku adalah mantan pecatan polisi. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRADua dari tiga pelaku pemerasaan sopir truk di sejumlah wilayah Sumsel, ketika berada di Polda Sumatera Selatan, Kamis (26/2/2020). Satu dari pelaku adalah mantan pecatan polisi.

PALEMBANG, KOMPAS.com- Tiga pelaku pemerasan terhadap sopir truk yang sering beraksi di Kabupaten Ogan Ilir, Prabumulih, OKI dan OKU ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan.

Ketiga pelaku tersebut adalah Endang Saputra (36), Angga Afriansyah (24) dan Rian Hidayat (29).

Mirisnya, Endang diketahui merupakan pecatan anggota polisi yang bertugas di Polres Ogan Ilir, sementara Angga merupakan seorang guru honorer.

Baca juga: Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi mengatakan, mereka ditangkap pada Senin (24/2/2020) kemarin.

Mulanya, tersangka Endang ditangkap lebih dulu di kawasan jalan Sukabangun Palembang.

Saat ditangkap, tersangka ditembak lantaran mencoba menusuk petugas dengan pisau.

"Kemudian dari keterangan tersangka Endang kita kembangkan lagi dan menangkap tersangka Angga dan Rian yang merupakan komplotan mereka,"kata Supriadi saat gelar perkara, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Kabur ke Lumajang, Buronan Pemalakan Rokok di Jember Ditangkap

Dalam aksinya, kata dia, tersangka mengaku sebagai anggota polisi aktif yang bertugas di Polda Sumsel, di mana seluruh mobil atau bus yang lewat dihentikan dengan modus ingin melakukan pemeriksaan.

"Selanjutnya korban diperas dan dimintai uang dari Rp 4-5 juta. Tersangka ini dalam aksinya membawa borgol dan senpi rakitan," jelas Supriadi.

Sementara itu, Kasubdit 3 Jatanras Ditresnarkoba Polda Sumsel Kompol Suryadi menerangkan, selain menghentikan sopir truk, komplotan ini juga sering menggerebek para sopir yang sedang berjudi.

Selanjutnya, para tersangka membawa mereka dengan menggunakan mobil, ketika di tengah jalan korban dimintai sejumlah uang damai.

"Ada dua orang lagi yang buron, mereka ini beraksi berlima. Sekarang dua tersangka tersebut masih kita kejar,"ungkap Suryadi.

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X