Danny Pomanto Yakin Golkar Dukung Dirinya di Pilkada Makassar

Kompas.com - 23/02/2020, 19:13 WIB
Eks Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto saat diwawancara usai persidangan gugatan SK Demosi 1.073 ASN di PTUN Makassar, Jalan Raya Pendidikan, Selasa (10/1/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANEks Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto saat diwawancara usai persidangan gugatan SK Demosi 1.073 ASN di PTUN Makassar, Jalan Raya Pendidikan, Selasa (10/1/2020).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Mantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto yakin partai Golkar bakal mengusung dirinya di Pilkada Makassar 2020.

Menurut pria yang dikenal dengan sapaan Danny Pomanto ini, dari semua partai yang didekati, partai berlambang pohon beringin itu yang paling intens.

"Kita intens sekali dengan Golkar. Insya Allah dalam waktu dekat Golkar juga ikut," kata pria yang kini jadi kader Partai NasDem di gedung CCC Makassar, Sabtu (22/2/2020).

Baca juga: Danny Pomanto Pastikan Maju di Pilkada Makassar Lewat Jalur Partai

Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Sulsel Nurdin Halid belum bisa memastikan siapa yang bakal diusung Golkar di Pilkada Makassar. 

Namun, Nurdin mengatakan, sejauh ini ada tiga nama kandidat bakal calon Wali Kota Makassar yang sudah dikirim ke DPP untuk disetujui. 

Selain Danny Pomanto, dua nama lain yang dikirim yaitu mantan Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal serta adik Menteri Pertanian Irman Yasin Limpo. 

Pengumuman nama yang diusung bakal digelar pada 7 Maret 2020 mendatang. 

"Siapa yang ditetapkan oleh DPP, insyaallah akan diserahkan Ketua Umum langsung pada 7 Maret," ucap Nurdin Halid yang juga hadir dalam acara deklarasi Danny Pomanto, Sabtu kemarin. 

Baca juga: Diusung Nasdem di Pilkada Makassar, Danny Pomanto Tak Jadi Lewat Jalur Independen

Menurut Nurdin, di Pilkada Makassar mendatang Golkar memang harus berkolaborasi dengan partai lain dalam mengusung calon Wali Kota Makassar. 

Pasalnya kursi Golkar di DPRD tidak mencukupi bila harus menjadi partai pengusung sendiri. Namun Nurdin belum mau menjawab bakal berkoalisi dengan partai apa di Pilkada Makassar. 

"Kita ada empat daerah yang mutlak harus berkoalisi. Makassar, Toraja Utara, Bulukumba dan Gowa. Itu kenapa? Karena tidak cukup (kursi) partai. Jadi dalam proses sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, maka tidak ada pilihan. Harus berkolisi," tutur Nurdin. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Metha Jual Rumah Miliknya Seharga Rp 185 Juta, Jika Jodoh Siap Dinikahi Pembeli

Cerita Metha Jual Rumah Miliknya Seharga Rp 185 Juta, Jika Jodoh Siap Dinikahi Pembeli

Regional
Kronologi Polisi Tewas Ditabrak Pengemudi Ugal-ugalan, Pelaku Kabur dan Tabrak Motor Lain

Kronologi Polisi Tewas Ditabrak Pengemudi Ugal-ugalan, Pelaku Kabur dan Tabrak Motor Lain

Regional
Detik-detik Brigadir Andi Tewas Ditabrak Pemobil Ugal-ugalan, Istri Korban Sempat Klakson Pelaku

Detik-detik Brigadir Andi Tewas Ditabrak Pemobil Ugal-ugalan, Istri Korban Sempat Klakson Pelaku

Regional
Kronologi Terbongkarnya Seorang Ayah di Riau Perkosa Anak Kandung, Tertangkap Basah Istri

Kronologi Terbongkarnya Seorang Ayah di Riau Perkosa Anak Kandung, Tertangkap Basah Istri

Regional
TKW Asal Sragen yang Disekap di Arab Saudi Akhirnya Pulang ke Kampung Halaman

TKW Asal Sragen yang Disekap di Arab Saudi Akhirnya Pulang ke Kampung Halaman

Regional
Kepala DP5A Surabaya Meninggal, Risma: Tuhan Menyayangi Bu Chandra

Kepala DP5A Surabaya Meninggal, Risma: Tuhan Menyayangi Bu Chandra

Regional
Terima DP Rp 20 Juta, Artis H Diduga Terjerat Prostitusi Online, Polisi Buru Fotografer Jakarta

Terima DP Rp 20 Juta, Artis H Diduga Terjerat Prostitusi Online, Polisi Buru Fotografer Jakarta

Regional
Seorang Pria Ancam Ledakkan McDonald's Makassar, Polisi: Pelaku Benci Produk Barat

Seorang Pria Ancam Ledakkan McDonald's Makassar, Polisi: Pelaku Benci Produk Barat

Regional
Pedagang Ayam Masih Berjualan Usai Swab, Setelah Positif Covid-19 Menolak Diisolasi

Pedagang Ayam Masih Berjualan Usai Swab, Setelah Positif Covid-19 Menolak Diisolasi

Regional
Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Regional
Usai Dicekoki Miras, Siswi SMP di Cilegon Dicabuli 4 Remaja 2 Kali

Usai Dicekoki Miras, Siswi SMP di Cilegon Dicabuli 4 Remaja 2 Kali

Regional
4.825 Kursi SMA/SMK Negeri di Jateng Ternyata Belum Terisi

4.825 Kursi SMA/SMK Negeri di Jateng Ternyata Belum Terisi

Regional
Dedi Mulyadi: Ekspor Jalan, Penyelundupan Benih Lobster Jalan Juga

Dedi Mulyadi: Ekspor Jalan, Penyelundupan Benih Lobster Jalan Juga

Regional
Tak Terima Ditegur, Pengendara Mobil Ugal-ugalan Tabrak Polisi hingga Tewas

Tak Terima Ditegur, Pengendara Mobil Ugal-ugalan Tabrak Polisi hingga Tewas

Regional
'Saya Meminta Maaf kepada Keluarga dan Masyarakat Sumatera Utara'

"Saya Meminta Maaf kepada Keluarga dan Masyarakat Sumatera Utara"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X