Bawa Lari Anak 12 Tahun Tanpa Izin Orangtua, Guru SD Ditangkap

Kompas.com - 23/02/2020, 18:29 WIB
Ilustrasi garis polisi. THINKSTOCKIlustrasi garis polisi.

MAGETAN, KOMPAS.com – ZA (26), warga Desa Suka Maju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan yang berprofesi sebagai guru SD ini diamankan oleh anggota Polres Magetan, Jawa Timur.

Saat itu, ia berada di salah satu pondok pesantren.

Kasatreskim Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan, penangkapan ZA berdasarkan laporan dari orangtua korban yang menyebut anak berusia 12 tahun itu telah dibawa lari oleh ZA tanpa sepengetahuannya.

“Korban diajak hijrah atau jaulah, keliling ke berbagai daerah tanpa izin dari orangtua korban,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya, Minggu (23/2/2020).

Baca juga: 10 Hari Dibawa Lari, Remaja Wanita di Makassar Diperkosa Pemuda yang Baru Dikenal

Sukatni menambahkan, korban yang baru berusia 12 tahun diajak oleh pelaku tanpa izin orangtua, sejak Selasa (11/2/2020) lalu.

Orangtua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banyuasin.

Informasi dari Kepolisian Banyuasin korban bersama pelaku terdeteksi berada di Kabupaten Magetan.

Berbekal surat tanda bukti lapor dari Polres Banyuasin, orangtua  korban kemudian mendatangi Polres Magetan untuk meminta bantuan.  

Hasil dari penyelidikan Polres Magetan pelaku didapati di salah satu pondok pesantren di Magetan.

“Pelaku kita amankan pada Sabtu (22/02) sekitar pukul 04:30 di salah satu pondok di Magetan,” tambahnya.

Baca juga: Trauma Dicabuli, Balita Ini Lari Ketakutan Lihat Kakeknya

Selain pelaku, Polres Magetan juga turut mengamankan sebuah mobil Avanza No Pol WG 1741 JY warna hijau muda yang selama ini digunakan pelaku melakukan perjalanan dari Banyuasin hingga ke Magetan.

Rencananya  Kepolisian Resor Magetan akan menyerahkan tersangka upaya membawa lari anak di bawah umur tersebut ke Polres Banyuasin untuk diproses secara hukum. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Regional
16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

Regional
Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Regional
Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Regional
Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Regional
Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Regional
Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Regional
Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Regional
Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Regional
Jerinx Jadi Tersangka Kasus 'Kacung WHO', Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Jerinx Jadi Tersangka Kasus "Kacung WHO", Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Regional
Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Regional
Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Regional
65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X