Kronologi 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Genangan Air Underpass Kulur

Kompas.com - 23/02/2020, 12:34 WIB
Kondisi Underpass Kulur yang selalu penuh air ketika musim hujan. KOMPAS.COM/DANI JULIUSKondisi Underpass Kulur yang selalu penuh air ketika musim hujan.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Nasib naas dialami tiga orang pelajar di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Sabtu (22/2/2020).

Pasalnya saat sedang bermain di genangan air Underpass Kulur, Kapanewon Temon, dua di antaranya tewas tenggelam karena diduga tidak bisa berenang.

Adapun dua korban tewas tersebut bernama Tegar Qurahman (15) warga Padukuhan Menggungan, Kelurahan Tawangsari, Kapanewon Temon, dan satunya bernama Rian Haryanto (15), warga Padukuhan Kopoh, Kelurahan Sogan, Kapanewon Wates.

Sedangkan Ramli Safarudin (15) warga Bojong, Kelurahan Kulur, Kapanewon Temon, ditemukan selamat dan saat ini dirawat di RSUD Wates.

Baca juga: Bercanda di Genangan Air Underpass Kulur, 2 Pelajar Tewas Tenggelam

Kapolsek Temon, Kompol Setyo Hery P dilansir dari Tribunjogja.com mengatakan, kejadian naas itu bermula saat enam orang pelajar terdiri dari Tegar, Yoga, Angga, Ramli, Tyas dan Vita berniat merayakan ulang tahun Rian di kawasan tersebut.

Saat merayakan ulang tahun itu, tiba-tiba Rian tercebur, padahal yang bersangkutan diketahui tidak bisa berenang.

Mengetahui Rian kesulitan berenang, kemudian rekannya bernama Tegar langsung terjun ke genangan air di underpass tersebut untuk melakukan upaya pertolongan.

"Karena tidak kuat, kemudian Yoga, Ramli dan Angga menyusul untuk menolong, sementara yang perempuan di atas," tuturnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kurang dari 7 Jam, Pembunuh Pedagang Pakaian di Kudus Berhasil Ditangkap

Kurang dari 7 Jam, Pembunuh Pedagang Pakaian di Kudus Berhasil Ditangkap

Regional
Pengakuan Pemandu Karaoke yang Pingsan Dipukuli Usai Menolak Diantar Pulang Tamu: Kami Baru Kenal

Pengakuan Pemandu Karaoke yang Pingsan Dipukuli Usai Menolak Diantar Pulang Tamu: Kami Baru Kenal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

Regional
Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Regional
Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X