Dua Bank Rentenir di Pidie Jaya Akhirnya Ditutup, Beri Bunga Setinggi Langit hingga Resahkan Warga

Kompas.com - 18/02/2020, 12:18 WIB
Ilustrasi bank ShutterstockIlustrasi bank

BANDA ACEH, KOMPAS. com - Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Kabupaten Pidie Jaya menghentikan dua unit bank rentenir yang beroperasi tanpa izin alias ilegal di Pidie Jaya, Aceh

Kehadiran bank simpan pinjam itu juga dinilai telah meresahkan masyarakat di Pidie Jaya.

Hal itu disampaikan M Nasir, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Pidie Jaya saat dihubungi Kompas.com, Senin (17/02/2020).

Baca juga: Sepekan Tak Melaut, Nelayan Tambaklorok Semarang Bergantung ke Rentenir

"Ada dua bank rentenir yang beroperasi di Pidie Jaya tidak memiliki izin dan meresahkan masyarakat, sehingga kami hentikan aktivitas mereka, " kata  M Nasir. 

Menurut M Nasir, dua bank rentenir ilegal tersebut sudah berberapa tahun terakhir ini beroperasi di Pidie Jaya. 

Baca juga: Terjerat Rentenir, PRT Curi Perhiasan Majikan Seharga Rp 250 Juta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beri bunga setinggi langit, tak sesuai sistem syariah

Dua bank rentenir itu juga tidak menerapkan sistem syariah, sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang lembaga keuangan syariah.

"Sistem simpan pinjam yang mereka jalankan bunganya sangat tinggi, tidak menerapkan sistem syariah, " Katanya.

Masih kata M. Nasir, sasaran bank rentenir itu nasabahnya adalah para pedagang kecil yang tidak memiliki tempat usaha yang permanen dan warga miskin. 

"Sasaran mereka pedagang kecil," katanya. 

Baca juga: Bayi Jadi Jaminan Utang Rp 2 Juta ke Rentenir, Ibu Mengarang Cerita Anaknya Diculik

 

Sementara pedagang yang memiliki tempat usaha yang permanen seperti toko tidak masuk incaran bank rentenir ini.

"Mungkin kalau pedagang kecil mudah untuk mereka tagih setiap hari, karena masyarakat kalau ditawarkan modal pasti diambil, tapi saat ditagih setiap hari tidak mampu bayar karena bunga yang sangat tinggi," ujar M Nasir.

Baca juga: Bangun 56 Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren, Jokowi Minta Warga Tidak Pinjam ke Rentenir

Tak ada izin operasi, sudah dilarang datang lagi

Sementara ada dua bank lain setelah diperiksa mereka merupakan binaan BUMN dan Mitra Duafa.

Kedua juga tidak memiliki izin operasi. 

Yang memberatkan, petugas bank dari dua bank ini semuanya pendatang dari luar Aceh. 

"Tahun 2016 lalu sudah pernah kami hentikan sekali, kemudian ini sudah datang lagi," ujarnya M Nasir. 

Baca juga: Ini Pengakuan Penjual Pulsa yang Cetak Uang Palsu untuk Bayar Utang ke Rentenir



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.