Bangun 56 Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren, Jokowi Minta Warga Tidak Pinjam ke Rentenir

Kompas.com - 31/12/2019, 06:07 WIB
Presiden Jokowi berdialog dengan warga saat Peluncuran Bersama Bank Wakaf Mikro ?APIK KALIWUNGU DAN AL FADLLU KENDAL?, di Pondok Pesantren APIK, Kabupaten Kendal, Jateng, Senin (30/12) sore. (Foto: JAY/Humas) Setkab.go.idPresiden Jokowi berdialog dengan warga saat Peluncuran Bersama Bank Wakaf Mikro ?APIK KALIWUNGU DAN AL FADLLU KENDAL?, di Pondok Pesantren APIK, Kabupaten Kendal, Jateng, Senin (30/12) sore. (Foto: JAY/Humas)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah saat ini telah membangun 56 Bank Wakaf Mikro di pondok pesantren yang tersebar di Tanah Air.

Untuk itu ia berharap agar warga yang tinggal di sekitar pesantren tidak meminjam dana ke rentenir bila ingin mengembangkan usahanya.

“Jangan sampai pinjamnya ke rentenir, hati-hati, hati-hati nggih. Setop. Sekarang sudah ada Bank Wakaf Mikro,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Peluncuran Bersama Bank Wakaf Mikro Apik Kaliwungu dan Al Fadllu Kendal di Pondok Pesantren APIK, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada Senin (30/12/2019) sore.

Baca juga: Sri Mulyani, Gowes dengan Jokowi, dan Infrastruktur....


Dilansir dari setkab.go.id, Jokowi menjelaskan 56 Bank Wakaf Mikro yang dibangun telah menjangkau 25 usaha mikro dan kecil dengan bantuan yang disalurkan mencapai Rp 34 miliar.

Rencananya masih ada 50 Bank Wakaf Mikro yang akan kembali dibuka.

“Nanti tadi Pak Ketua OJK (Otoritas Jasa Keuangan) juga sudah menyampaikan, sudah disiapkan lagi kurang lebih 50 bank wakaf mikro yang akan dibuka, dibuka, dibuka, dibuka lagi. Ini patut kita syukuri, alhamdulillah,” jelas Jokowi.

Jokowi mengatakan saat mengajukan pinjaman ke Bank Wakaf Mikro, warga tidak perlu memakai jaminan namun yang terpenting adakah kepercayaan.

Baca juga: Cerita Penjual Intip Goreng Depan Masjid Kendal: Kaget yang Beli Jokowi

Di bank tersebut warga bisa meminjam dana mulai Rp 1 juta hingga Rp 5 juta.

“Ini kepercayaan, karena pemerintah berusaha untuk membuka sebanyak-banyaknya Bank Wakaf Mikro agar ada akses keuangan, gampang mencari modal dari usaha-usaha mikro kita untuk lingkungan pondok pesantren. Karena memang bank wakaf mikro ini dikhususkan untuk segmen usaha-usaha kecil dan usaha-usaha mikro,” jelas Jokowi.

Jokowi berpesan warga yang mendapatkan pinjaman dari Bank Wakaf Mikro benar-benar memanfaatkan dana untuk modal usaha.

Baca juga: Jokowi: Sekarang yang Dibutuhkan Tak Hanya Ijazah, tapi Skill

“Jangan sampai nanti dapat Rp 2 juta, jalan-jalan ke mal lagi, kok ada baju baru, ingin beli baju Rp 300.000. Jalan jalan lagi aduh kok ada ini, sama ini, beli lagi Rp 200.000, Rp 500.000. Apa yang terjadi? Suatu titik pasti akan kesulitan dalam mengangsur atau mencicil bantuan pinjaman itu,” jelas Jokowi.

Saat pertemuan itu, Jokowi didampingi Menteri Agama Fahrul Razi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Ketua OJK Wimboh Santoso, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan pengasuh Pondok Pesantren APIK KH. Sholahuddin Humaidullah Irfan dan pengasuh Pondok Pesantren Al Fadllu 2 KH. Alamuddin

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Regional
Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Regional
Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X