Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/02/2020, 15:54 WIB
Kontributor Banyuwangi, Imam Rosidin,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

GIANYAR, KOMPAS.com - Sebuah sepeda motor Yamaha Nmax ludes terbakar di Pantai Siyut, Desa Tulikup, Gianyar, Bali, Sabtu (15/2/2020).

Diduga, motor yang terbakar tersebut mengakibatkan korban jiwa.

Kepala Polsek Gianyar Kompol Ketut Suastika mengatakan, pihaknya tengah menelusuri peristiwa tersebut.

Baca juga: Dua Mahasiswa Bali yang Selesai Dikarantina di Natuna Dipantau Selama Seminggu

Awalnya, polisi hanya menerima adanya laporan motor terbakar, tanpa ada korban jiwa.

Motor tersebut kemudian diamankan ke Polsek Gianyar.

Setelah ditelusuri, kepemilikan motor tersebut sudah berganti, sejak dijual oleh pemilik yang pertama.

Suastika mengatakan, belakangan ramai di media sosial Facebook yang mengatakan bahwa pemilik motor yang terbakar ikut tewas dalam kejadian tersebut.

Polisi pun melakukan penelusuran mengenai hal itu.

"Masih kita lidik, anggota meluncur ke RSUP Sanglah dan Sanur (alamat korban). Karena keterangan saksi di TKP, awalnya tak menemukan korban. Kemudian ramai di Facebook menyatakan ada yang meninggal," kata Suastika, Senin (17/2/2020).

Sementara itu, Kepala Bagian SMF Forensik RSUP Sanglah Ida Bagus Alit mengatakan, pihaknya menerima jenazah dengan luka bakar hampir 90 persen pada Minggu, pukul 10.35 WITA.

Diperkiraan, waktu kematiannya kurang dari 8 jam sebelum pemeriksaan.

Namun, belum bisa dipastikan apakah jenazah tersebut terkait dengan motor yang hangus terbakar.

"Ditemukan luka bakar seluas 90 persen dari seluruh permukaan tubuh pada wajah, dada, lengan atas dan bawah kanan dan kiri, punggung dan paha kanan dan kiri. Luka bakar sampai jaringan bawah kulit atau derajat II sampai III," kata Alit saat dihubungi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com