Jenazah Pratu Yanuarius Loe, Korban Heli MI-17 asal NTT Diterbangkan Hari Ini

Kompas.com - 18/02/2020, 05:38 WIB
Pelepasan 8 jenazah anggota TNI yang menjadi korban jatuhnya Heli MI17 di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada 28 Juni 2020. Pelepasan tersebut dipimpin oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogab Wilhan III), Letjen TNI Ganib Warsito di Hanggar Base Ops Lanud Silas Papare, Jayapura, Senin (18/02/2020) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIPelepasan 8 jenazah anggota TNI yang menjadi korban jatuhnya Heli MI17 di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada 28 Juni 2020. Pelepasan tersebut dipimpin oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogab Wilhan III), Letjen TNI Ganib Warsito di Hanggar Base Ops Lanud Silas Papare, Jayapura, Senin (18/02/2020)

KUPANG, KOMPAS.com - Jenazah Pratu Yanuarius Loe, korban jatuhnya Heli MI-17 akan dipulangkan ke kampung halamannya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jenazah Pratu Yanuarius Loe, berhasil diidentifikasi bersama 11 anggota TNI lainnya, setelah insiden jatuhnya helikopter MI 17 milik TNI-AD di Oksibil, Papua,

Jenazah almarhum Pratu Yanuarius Loe akan diterbangkan ke bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (17/2/2020).

Baca juga: Keluarga Sambut Jenazah Prada Sujono, Korban Kecelakaan Heli MI-17 TNI

"Kami telah menyediakan pelayanan garnisun, untuk membawa jenazah melalui jalur darat ke kampung halaman Pratu Yanuarius di Desa Rembesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu," kata Danrem 161/WS Kupang, Brigjen TNI Syaiful Rahman kepada sejumlah wartawan di Kupang, Senin (17/2/2020).

Pihaknya sedang lakukan koordinasi dengan keluarga untuk menentukan lokasi pemakaman jenazah Pratu Yanuarius.

"Untuk lokasi pemakamannya, memang dia punya hak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), tapi kalau keluarga inginkan di pemakaman keluarga ya kami sedang koordinasikan soal teknisnya," tutup Syaiful.

Sebelumnya diberitakan, Heli MI-17 milik TNI Angkatan Darat yang hilang delapan bulan lalu di Papua ditemukan di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Penemuan tersebut berawal dari beredarnya sebuah foto bangkai helikopter yang beredar di dunia maya pada Selasa, 4 Februari 2020.

Pada Senin (10/2/2020), Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengonfirmasi penemuan badan pesawat.

Baca juga: 12 Jenazah Korban Heli MI-17 Dipulangkan Secara Bertahap, Pelepasan Dipimpin Panglima TNI

Heli MI-17 hilang kontak di Pegunungan Bintang, Papua pada 28 Juni 2019 lalu.

Kala itu, helikopter MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 terbang dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang pukul 11.44 WIT.

Heli dijadwalkan mendarat di Bandara Sentani Jayapura pukul 13.11 WIT.

Ada 12 orang di helikopter yang terdiri dari tujuh kru dan lima personel Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian pos.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
Gubernur Sumsel Putuskan Tidak 'Lockdown', Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Gubernur Sumsel Putuskan Tidak "Lockdown", Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Regional
Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Regional
UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

Regional
Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X