Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Kompas.com - 17/02/2020, 23:47 WIB
Sejumlah pengendara motor antre menunggu giliran melintas jalan di Tanjakan Cipeucang, Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (17/2/2020). DINAS BINA MARGA JABAR/ENTIS SUTISNASejumlah pengendara motor antre menunggu giliran melintas jalan di Tanjakan Cipeucang, Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (17/2/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Ruas jalan menuju kawasan utama Geopark Ciletuh Palabuhanratu di Kecamatan Ciemas, Jawa Barat kembali dilintasi kendaraan bermotor. 

Sehari sebelumnya, dua ruas jalan provinsi menuju sejumlah tempat wisata di Desa Ciwaru tertimbun longsor dan terendam banjir sehingga akses lalu lintas tertutup.

"Alhamdulillah akses lalu lintas Jalan Tamanjaya Ciwaru sudah bisa dilintasi kendaraan bermotor meskipun buka tutup," kata Kepala Sub Unit Pengelolaan (SUP) IV Sukabumi Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Entis Sutisna saat dihubungi Kompas.com, Senin (17/2/2020) malam.

Baca juga: Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

 

Selain itu, kata dia, ruas Jalan Loji Ciwaru sudah bisa dilintasi meski hanya sepeda motor karena masih ada satu titik yang masih proses pembersihan.

Sutisna menjelaskan, proses pembersihan ruas jalan yang tertimbun longsor di Tanjakan Cipeucang memakan waktu hampir 12 jam.

"Terdapat empat titik yang ditotalkan panjangnya 190 meter dengan ketinggian timbunan tanah ada yang mencapai dua meter," ujarnya.

Dikatakannya, pembersihan mengerahkan dua alat berat dari Dinas Bina Marga Provinsi dan BPBD Kabupaten Sukabumi serta satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar).

"Proses pengerjaan pembersihan sempat terkendala material longsoran berupa tanah, bahkan ada batu yang besar sekali," ujar dia.

Baca juga: Dikepung Banjir dan Longsor, Wisatawan Geopark Ciletuh Terjebak Tidak Bisa Pulang

Selain itu, kata Sutisna, pohon besar juga tumbang ke badan jalan tepat di tanjakan sehingga operator alat berat kesulitan dan perlu kerja keras.

"Kami juga mengerahkan 10 anggota tim URC Bina Marga dan 24 petugas harian lepas dari tiga kamandoran," kata dia.

Upaya pembersihan ruas jalan ini melibatkan BPBD Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Ciemas, Polsek.Ciemas, Koramil Ciemas, dan elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Ciemas.

Sebelumnya diberitakan, diguyur hujan deras sejak siang, ruas jalan provinsi di wilayah Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, tertimbun tanah longsor dan terendam banjir, Minggu (16/2/2020).

Bencana hidrometeorologi ini melanda ruas Jalan Tamanjaya-Ciwaru di tiga lokasi.

Akibatnya jalan raya yang menghubungkan beberapa lokasi pariwisata di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu tidak bisa dilintasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Regional
Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Regional
Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X