Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Kompas.com - 17/02/2020, 06:15 WIB
Puluhan siswa SDN 3 Cigorowong Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya terpaksa belajar di tenda darurat karena ruang kelasnya yang ditopang bambu rawan roboh dan berbahaya, Rabu (12/2/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPuluhan siswa SDN 3 Cigorowong Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya terpaksa belajar di tenda darurat karena ruang kelasnya yang ditopang bambu rawan roboh dan berbahaya, Rabu (12/2/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya mencatat sebanyak 6.128 ruang kelas sekolah dasar (SD) di wilayahnya diketahui masih rusak.

Empat ruangan mengalami rusak total, 1.074 ruang rusak berat, 1.027 ruang rusak sedang, dan 4.023 rusak ringan.

Kondisi ini tak sebanding dengan bantuan yang selalu diterima paling tinggi oleh Kabupaten Tasikmalaya selama ini.

Baca juga: Bangunan Sekolah Rusak, 157 Siswa SD di Jeneponto Ini Belajar di Kolong Rumah

Seperti dana bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat paling tinggi tahun ini mencapai Rp 744 miliar.

"Hanya 764 ruangan dalam keadaan baik dari total 6.892 ruang kelas di 1.087 SD di Kabupaten Tasikmalaya," jelas Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Tantan Warsika, kepada wartawan, Minggu (16/2/2020).

Baca juga: Diterjang Longsor, Dinding Bangunan SMPN 3 Tasikmalaya Jebol

Masih banyak sekolah rusak, dana APBD tak cukup

Tantan menambahkan, pihaknya mengaku sampai sekarang masih banyak sekolah rusak di wilayahnya.

Namun, perbaikan sekolah tak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tasikmalaya yang terbatas.

Tahun ini, pihaknya hanya bisa merealisasikan perbaikan sebanyak 396 ruang kelas dengan klasifikasi rusak berat.

"273 ruang kelas diperbaiki bersumber dari DAK dan 123 ruang dari Kementerian PUPR," tambah dia.

Baca juga: Bongkar Modus Penjualan Miras di Bengkel Tambal Ban, 500 Liter Tuak Disita di Tasikmalaya

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Regional
Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Regional
Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X