Cabuli dan Ikat Tangan Kaki Anak Tiri di Kebun Sawit, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Kompas.com - 13/02/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi Pencabulan KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Pencabulan
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - S (56) warga Kabupaten Muarojambi diamankan polisi karena melakukan kekerasan terhadap anak tirinya yang berusia 15 tahun.

Tak hanya itu S juga mencabuli anak tirinya sebanyak tiga kali. Terakhir pencabulan dilakukan pada 29 Desember 2019 lalu.

Dilansir dari Tribun Jambi, kekerasan tersebut diketahui saat S mencari anak tirinya di rumah salah satu kerabatnya.

S marah dan mengatakan korban sering kabur dari rumah. Ia juga memukul kepala dan badan korban.

Kasat Reskrim Polres Muarojambi, Iptu Khoirunnas mengatakan korban kemudian pulang bersama S ke rumahnya.

Baca juga: Siswi SD Diculik 4 Tahun dan Dicabuli hingga Hamil Didampingi Psikolog Forensik

Di tengah perjalanan, S membawa anak tirinya ke kebun sawat untuk dicabuli. Namun sang anak menolak dan berontak.

"Di waktu itulah, pelaku merayu korban untuk melakukan hal tak senonoh, tapi korban tidak mau dan berontak bahkan sempat berusaha lari tapi berhasil ditangkap oleh pelaku. Saat itulah korban dianiaya oleh pelaku dengan cara membenturkan badan korban ke pohon sawit," jelas Khoirunnas.

S kemudian meganiaya anak tirinya dengan membenturkan badan remaja 15 tahun ke pohon sawit. Ia juga mengikat tangan kaki korban.

“Setelah itu pelaku mengancam kepada korban agar tidak menceritakan hal tersebut kepada orang lain. Pelaku mengancam akan membunuh korban, jika menceritakan hal itu," ujarnya.

Baca juga: Fakta Lengkap Siswi SD di Cianjur Dibawa Kabur 4 Tahun dan Dicabuli hingga Hamil

Lapor ke ibu

Setelah peristiwa itu, sang anak menceritakan kekerasan yang dilakukan ayah tirinya kepada sang ibu. Sang ibu tak terima, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X