Puluhan Ribu Hektar Lahan Jagung di NTT Diserang Hama, Kerugian Diprediksi Rp 120 M

Kompas.com - 13/02/2020, 11:09 WIB
(ILUSTRASI) Lahan jagung petani di Kabupaten Sikka, NTT, terserang hama ulat grayak pada Senin (3/2/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS(ILUSTRASI) Lahan jagung petani di Kabupaten Sikka, NTT, terserang hama ulat grayak pada Senin (3/2/2020).

KUPANG, KOMPAS.com - Sekitar 10.563 hektar ladang jagung milik petani Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan terserang hama ulat grayak (spodoptera frugiperda).

Sedangkan 213.899 hektar ladang jagung masuk kategori terancam serangan hama. Provinsi NTT mencatat terdapat 680.696 hektar lahan jagung milik petani di provinsi itu.

"Pemerintah sedang melakukan pendataan terhadap tanaman jagung yang terserang hama ulat grayak, dan sampai dengan posisi 11 Februari 2020, sudah tercatat 10.563,20 hektar tanaman jagung yang terkena serangan ulat," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Jhon Oktovianus di Kupang, Kamis (13/2/2020).

Baca juga: Hama Ulat Grayak, Petani Jagung di NTT Terancam Gagal Panen

Hama ulat grayak merupakan hama baru asal Amerika Serikat bernama fall armyworm (FAW). Hama ini muncul ketika musim hujan berlangsung singkat sementara musim panas sangat panjang.

Jhon Oktovianus mengatakan, areal tanaman jagung petani yang terserang hama ulat grayak  tersebar di 16 kabupaten di provinsi berbasis kepulauan itu.

Kabupaten-kabupaten yang menjadi sasaran serangan hama tersebut adalah Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan dan Belu.

Kemudian, Sabu Raijua, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, Flores Timur, Lembata, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah dan Sumba Timur.

Hanya Kabupaten Alor, Manggarai, Rote Ndao, Malaka serta Kota Kupang, yang belum ada laporan terkait hama itu.

Menurut dia, Kabupaten Flores Timur merupakan wilayah yang paling menderita karena hama ulat grayak, lahan jagung seluas 4.585 hektar rusak.

Selain itu, Kabupaten Sikka seluas 2.121 hektar dan Kabupaten Lembata seluas 1.908 hektar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

Regional
Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Regional
Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

Regional
Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Regional
7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

Regional
Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Regional
BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

Regional
Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Regional
Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Regional
498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

Regional
Video Viral Pelajar SMP Tewas Terperosok ke Gorong-gorong di Cimahi

Video Viral Pelajar SMP Tewas Terperosok ke Gorong-gorong di Cimahi

Regional
Aktivis Anti Kekerasan Seksual Jateng Minta DPR Masukkan RUU PKS ke Prolegnas Prioritas 2021

Aktivis Anti Kekerasan Seksual Jateng Minta DPR Masukkan RUU PKS ke Prolegnas Prioritas 2021

Regional
Diduga Jadi Korban Arisan dan Investasi Fiktif Beromzet Rp 200 Juta, Ibu-ibu Laporkan Istri Polisi

Diduga Jadi Korban Arisan dan Investasi Fiktif Beromzet Rp 200 Juta, Ibu-ibu Laporkan Istri Polisi

Regional
Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X