Kompas.com - 04/02/2020, 11:59 WIB
Lahan jagung petani di Kabupaten Sikka, NTT, terserang hama ulat grayak pada Senin (3/2/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISLahan jagung petani di Kabupaten Sikka, NTT, terserang hama ulat grayak pada Senin (3/2/2020).

MAUMERE, KOMPAS.com - Hama ulat grayak menyerang sekitar 2.066 hektar lahan jagung milik petani di Kabupaten Sikka, NTT. 

Serangan hama itu terus meningkat sejak Januari. 

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Kristianus Amstrong mengatakan, jumlah total lahan jagung petani di Kabupaten Sikka mencapai 11.945 hektar.

Hama ulat grayak itu menyerang lahan jagung di sembilan kecamatan, yakni Magepanda, Mego, Koting, Alok Timur, dan Alok Barat.

Kemudian, Kecamatan Lela, Kangae, Waigete, Bolo, dan Paga.

Baca juga: Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menjelaskan, jumlah lahan jagung milik petani yang terserang hama semakin luas.

Pemerintah daerah sedang mengkaji langkah cepat menangani bencana gagal panen yang berpotensi pada kelaparan. 

"Bagaimanapun caranya, para petani harus dibantu," kata Roberto kepada awak media, Senin (3/2/2020).

Pemerintah Kabupaten masih menunggu cuaca beberapa hari ke depan. Pemerintah akan menanam kacang hijau sebagai pengganti jagung.

Baca juga: Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Roberto akan menyiapkan kegiatan padat karya pangan pada April dan Mei. Hal itu dibuat agar bisa memberikan pendapatan lain bagi petani yang terancam gagal panen jagung.

"Kita juga akan berkoordinasi dengan dinas Pertanian Provinsi NTT dan Kementerian Pertanian untuk menangani bencana yang melanda para petani di Sikka," jelas Bupati Roberto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X