Polda Sumsel Ungkap Sabu dari Timur Tengah, Dikemas Plastik Bergambar Kurma

Kompas.com - 12/02/2020, 21:10 WIB
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi saat melakukan gelar perkara ungkap kasus sabu asal timur tengah sebanyak 1.090 gram, Rabu (12/2/2020). Dari kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang kurir. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAKabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi saat melakukan gelar perkara ungkap kasus sabu asal timur tengah sebanyak 1.090 gram, Rabu (12/2/2020). Dari kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang kurir.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sabu jenis baru asal Timur Tengah seberat 1.090 gram gagal beredar di Sumatera Selatan setelah tiga orang kurirnya ditangkap pihak kepolisian setempat. 

Ketiga kurir tersebut yakni Alfian (33), Reza Fahlevi (32) dan Teuku Reza Johan Syah yang  merupakan sindikat pengedar narkoba asal Aceh.

Mereka ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel saat melintas di Jalan Radial, Palembang pada Sabtu (8/2/2020) kemarin.

Baca juga: 14 Kg Sabu dari Malaysia Gagal Masuk, Polisi Ringkus Tiga Kurir

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menjelaskan, sabu tersebut saat ini telah dibawa ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut.

Petugas pun baru kali pertamanya melihat sabu jenis tersebut.

"Sabu ini dibungkus menggunakan plastik bergambar kurma. Kita belum tahu perbedaannya apa sehingga akan dilakukan penelitian dulu. Asal sabu ini dari Timur Tengah," kata Supriadi, saat gelar perkara, Rabu (12/2/2020).

Supriadi mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyelidiki proses masuknya narkoba tersebut.

Ia meyakini, sabu itu dikirim melalui jalur udara.

"Tidak mungkin melalui darat, dari kemasan dan bentuknya ini dari Timur Tengah," ujarnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu menambahkan, dari hasil pemeriksaan, ketiga pengedar sabu asal Aceh ini sebelumnya sudah mengedarkan sabu ke Jambi dan Lampung. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X