14 Kg Sabu dari Malaysia Gagal Masuk, Polisi Ringkus Tiga Kurir

Kompas.com - 12/02/2020, 12:46 WIB
Ilustrasi sabu. SHUTTERSTOCKIlustrasi sabu.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kepolisian Polres Kota Dumai di Riau berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 14 kilogram asal Malaysia.

Tiga orang kurir pembawa barang haram itu diringkus petugas.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dalam keterangan tertulis pada Kompas.com menyampaikan, pengungkapan kasus peredaran narkotika dilakukan tim gabungan Polres Dumai bersama Direktorat Tindak Pidana Narkotika MabesPolri dan Bea Cukai.

Dari operasi gabungan itu, tim menyita 14 kilogram sabu dan tiga orang kurir. 

Ketiga kurir yang ditetapkan tersangka, berinisial OR alias RO (27), RJ (30) dan RH (38). Ketiganya sama-sama warga Kota Dumai.

"Barang bukti dari Malaysia yang akan dibawa tiga orang kurir ke wilayah Medan, Sumatera Utara," kata Sunarto, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Bawa Sabu dari Malaysia, 2 TKI Ilegal asal Aceh Ditangkap di Tanjung Balai

Kurir buang tas isi sabu di samping rumah warga

Dia menjelaskan, pengungkapan kasus narkotika ini berawal dari temuan sebuah tas ransel warna hitam di samping rumah warga di Jalan Leppin, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai, Senin   (10/2/2020).

Petugas dari Polsek Dumai kemudian mengecek tas tersebut, ternyata isinya sabu sebanyak 14 paket.

Untuk menyelidiki pemilik barang, kata Sunarto, Polsek Dumai berkoordinasi dengan Polres Dumai.

"Petugas awalnya menangkap tersangka OR yang sedang berada di rumahnya," kata Sunarto.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X