Beroperasi di Wilayah Rawan Longsor di Gunungkidul, 2 Penambang Liar Ditangkap

Kompas.com - 03/02/2020, 18:21 WIB
Kasubdit Pidter, Ditreskrimsus Polda DIY AKBP M Qori Oktohandoko (Baju Putih) Menunjukkan Tersangka dan Barang bukti Kasus Penambangan Ilegal di Mapolres Gunungkidul Senin (3/2/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKasubdit Pidter, Ditreskrimsus Polda DIY AKBP M Qori Oktohandoko (Baju Putih) Menunjukkan Tersangka dan Barang bukti Kasus Penambangan Ilegal di Mapolres Gunungkidul Senin (3/2/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jajaran Ditreskrimsus Polda DIY menangkap JS (46) dan DA (46), dua penambang ilegal di Dusun Ngentak, Candirejo, Semin, Gunungkidul.

Diketahui dua penambang liar tersebut selain tak mengantongi izin, juga beroperasi di kawasan rawan longsor.

"Warga resah karena penambangan tersebut berlokasi di kawasan rawan longsor. Kita langsung tindak lanjuti keluhan itu,” kata Kasubdit IV Pidter, Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP M Qori Oktohandoko di Mapolres Gunungkidul, Senin (3/2/2020).

Baca juga: Remaja Wanita yang Diperkosa Ayah, Kakak, dan Sepupu Hamil 6 Bulan

Dijelaskannya,  praktik penambangan batu ilegal diungkap pada Jumat (26/1/2020) lalu.

Pada saat itu, di sekitar lokasi ditemukan kegiatan pengerukan batu cadas menggunakan alat berat.

Saat digrebek, para pelaku tidak bisa menunjukkan izin penambangan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penambangan itu tidak dilengkapi dengan izin penambangan baik IUP, IPR, atau IUPK. Langsung kita amankan dan setelah melalui proses penyelidikan kami tetapkan dua tersangka JS dan DA," kata Qori.

JS bertugas sebagai penanggung jawab penambangan. Sedangkan DA berperan sebagai pemilik alat berat untuk penambangan.

Dijual ke masyarakat

DIjelaskannya, selama ini batu hasil penambangan dijual kepada masyarakat yang membutuhkan dengan harga Rp 200.000-Rp 300.000 per truk.

Sedangkan setiap harinya, setiap truk bisa belasan kali memuat batu hasil tambang.

“Dikalikan saja berapa itu dikali tiga bulan beroperasi. Meski tidak setiap hari, bisa kerja bisa tidak," kata Qori.

Baca juga: Sejak Kematian Putrinya, Ayah Siswi SMP yang Tewas di Tasikmalaya Tak Pernah Datang ke Rumah

Untuk mencegah aktivitas penambangan illegal, polisi meminta masyarakat berpartisipasi dalam pengawasan.

Jika ada temuan diminta melapor ke polisi untuk ditindaklanjuti.

Keduanya akan dikenakan Pasal 158 Undang-undang RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X