5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

Kompas.com - 22/01/2020, 06:00 WIB
Warga pantai Melur Kelurahan Sijantung Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau dikagetkan sosok kerangka manusia yang ditemukan didalam warung pinggir pantai tersebut. Dari temuan itu kerangka tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri oleh tim Inafis Polresta Barelang. DOK WARGA PANTAI MELURWarga pantai Melur Kelurahan Sijantung Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau dikagetkan sosok kerangka manusia yang ditemukan didalam warung pinggir pantai tersebut. Dari temuan itu kerangka tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri oleh tim Inafis Polresta Barelang.

Penyelidikan kasus ini rencananya tidak dilanjutkan karena sejauh ini orang yang diduga membunuh Ayu Selisa adalah mantan suaminya, Edi Susanto. Sedangkan Edi sudah meninggal karena bunuh diri saat kerangka istrinya ditemukan.

Baca juga: Kasus Ayu Selisa, Kerangka di Septic Tank, Polisi Periksa 8 Saksi

4. Di pinggir Pantai Melur

Warga Pantai Melur, Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia di warung pinggir pantai,

Warga menemukan kerangka itu pada awal tahun 2020.

Sempat tidak diketahui identitasnya, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengungkap kerangka tersebut.

Kapolresta Barelang Kombes Prasetyo Rachmat Purboyo mengemukakan, kerangka diduga adalah Agus Slamet (30).

Baca juga: Heboh Temuan Kerangka Manusia Laki-laki di Pantai Melur Batam

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Identitas diketahui dari penyisiran sepeda motor di saku celana kerangka.

"Setelah dicocokkan kunci dan pengecekan motor di Samsat diketahui pemiliknya bernama Agus Slamet.

Hal tersebut diperkuat dengan pengakuan keluarga bahwa Agus telah lama menghilang.

Namun polisi masih belum mengungkap penyebab kematian Agus.

Baca juga: Terungkap, Ini Identitas Kerangka Manusia di Pantai Melur Batam

5. Diduga wanita muda ditemukan di hutan jati

Pihak Kepolisian Melakukan Evakuasi Kerangka Manusia di Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Jumat (4/10/2019)KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Pihak Kepolisian Melakukan Evakuasi Kerangka Manusia di Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Jumat (4/10/2019)

Seorang warga Gunungkidul, Yogyakarta Mujiyo terkejut lantaran menemukan kerangka saat akan menggarap hutan jati milik Perhutani, Sabtu (29/9/2019).

Kanit Reskrim Polsek Playen Iptu Wasdiyanto mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan.

Kondisi tengkorak saat didatangi, menyembuk ke bagian permukaan.

Menurut hasil forensik, kerangka itu diduga adalah perempuan muda dan sudah ada sejak lebih dari setahun terakhir.

"Sementara hasil temuan, patut diduga jasad perempuan. (Terlihat) dari ukuran tulang kemungkinan juga masih berusia muda," kata Kabid Dokkes Polda DIY AKBP Is Sarifin.

Belum terungkap penyebab kematian kerangka tersebut.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Fadlan Mukhtar Zain, Ahmad Winarno, Hadi Maulana, Markus Yuwono| Editor: Aprilia Ika, David Oliver Purba, Rachmawati, Candra Setia Budi, Teuku Muhammad Valdy Arief, Dony Aprian)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X