5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

Kompas.com - 22/01/2020, 06:00 WIB
Proses evakuasi kerangka dalam septic tank di Bantul. Kerangka tersebut adalah Ayu Selisa, yang menghilang sejak 2009. Tabir kematiannya terungkap setelah suaminya, Edi Susanto, bunuh diri pada 11 November 2019 lalu. KOMPAS.com/MARKUS YUWONOProses evakuasi kerangka dalam septic tank di Bantul. Kerangka tersebut adalah Ayu Selisa, yang menghilang sejak 2009. Tabir kematiannya terungkap setelah suaminya, Edi Susanto, bunuh diri pada 11 November 2019 lalu.

Tak berhenti sampai di situ, mereka kemudian mengecor jasad Surono di bawah mushala rumahnya di Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Warga sekitar hanya mengetahui Surono menghilang selama tujuh bulan.

Surono yang telah menjadi kerangka ditemukan sekitar bulan Oktober 2019 oleh polisi di bawah mushala rumah.

Bahar dan Busani bersandiwara agar bukan mereka yang dicurigai membunuh Surono.

Bahar mengarang cerita, ibunya mengatakan ayahnya telah dibunuh oleh seseorang berinisial J dan mayatnya dicor di dalam rumah. Bahar juga berpura-pura mencari keberadaan ayahnya.

Namun, polisi akhirnya menguak kasus ini. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Duduk Perkara Jenazah yang Ditemukan Dicor di Bawah Mushala, Masalah Ekonomi dan Dendam yang Dilatarbelakangi Asmara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal mengemukakan, ibu dan anak itu menghabisi nyawa Surono lantaran persoalan ekonomi dan dilatarbelakangi masalah asmara.

"Motif pembunuhan itu karena ekonomi, juga ada dendam yang dilatarbelakangi asmara," ujarnya

Keduanya membunuh korban lantaran mendapatkan pembagian yang sedikit. Padahal mereka mengaku, penghasilan Surono sebagai petani kopi mencapai Rp 100 juta dari hasil panen kopi setahun sekali.

Busani menduga, uang Surono diberikan pada perempuan lain. Ia menceritakan hal itu pada anaknya Bahar hingga putranya berniat membunuh sang ayah.

Setelah Surono tewas, Bahar mengambil uang ayahnya sebesar Rp 6 juta dan menjual sepeda motor ayahnya seharga Rp 19 juta.

Sementara istri korban, Busani menikah siri dengan pacarnya dua bulan setelah membunuh suaminya.

Baca juga: Terungkap, Ini Motif Ibu dan Anak Membunuh Korban yang Jenazahnya Dicor di Bawah Mushala

3. Kerangka menantu di septic tank mertua

Kerangka seorang perempuan ditemukan di septic tank pekarangan milik warga Bantul bernama Maluyo.

Polisi mengungkap, kerangka itu adalah Ayu Selisa, menantu keluarga Maluyo yang telah menghilang selama 10 tahun.

Hal itu diperkuat dengan penemuan bordir pakaian dan gelang. Keluarga Ayu yakin, kerangka tersebut adalah Ayu Selisa.

Kuat dugaan, Ayu Selisa dibunuh oleh suaminya yang bernama Edi. Sebab saudara kembar dan ibu Ayu Selisa menuturkan, Ayu kerap mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Baca juga: Kerangka Ayu Selisa di Septic Tank, Dugaan Pelaku Pembunuhan Mengarah ke Suami

Namun Edi sendiri bunuh diri dengan menggantung dirinya 40 hari sebelum kerangka Ayu ditemukan.

Tak hanya itu, Edi juga meninggalkan sebuah surat wasiat yang menunjukkan bahwa istrinya sebenarnya sudah meninggal dunia.

'Pak, mak aku arem nyusul mboh tua (Bapak dan Ibu, saya mau menyusul kakek nenek) sama istri saya', demikian bunyi surat wasiat Edi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X