Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Kompas.com - 20/01/2020, 21:35 WIB
Bupati Jember dr Faida saat mendatangi DPRD Jember. Kehadirannya menjadi moment langka karena kerap tak hadir saat diundang KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADIBupati Jember dr Faida saat mendatangi DPRD Jember. Kehadirannya menjadi moment langka karena kerap tak hadir saat diundang

"Nanti teman-teman bisa melihatnya (membaca jawaban tertulis bupati)," jawab Faida lalu meninggalkan para wartawan.

Sementara itu, David Handoko Seto, juru bicara panitia angket DPRD Jember menambahkan, meskipun bupati memenuhi undangan DPRD Jember, namun masih belum ada titik temu antara kedua belah pihak.

“Karena bupati masih meragukan keabsahan panitia angket," ucap dia, saat jumpa pers di ruang Banmus DPRD Jember.

Menurut politisi Nasdem ini, semua pihak sudah mengakui keabsahan hak angket DPRD Jember.

Karena pihak legislatif merasa sudah menempuh semua mekanisme sesuai aturan perundang-undangan.

"Maka tadi kami sampaikan ke bupati. Kalau bupati mau membacakan jawaban di depan panitia hak angket. Bupati harus mengakui dulu keabsahan panitia angket," ujar dia.

Selain itu, ketidahadiran Operasi Perangkata Daerah (OPD) saat diundang panitia angket karena memang dilarang oleh bupati Jember.

“Ini menurut kami justru melanggar konstitusi, karena di dalam tata tertib jelas, panitia angket boleh memanggil siapa saja yang dibutuhkan untuk kepentingan memenui keterangan untuk angket,” terang dia.

Baca juga: Geram dengan Sikap Pemkab, Panitia Hak Angket DPRD Jember Ancam Panggil Paksa

 

Untuk itu, panitia angket akan terus berjalan hingga selesai.

Sebelumnya, Faida memang beberapa kali tidak memenuhi undangan dewan.

Dimulai dari undangan untuk menjawab pertanyaan atau interpelasi dewan pada 27 Desember 2019.

Ketidakhadiran Faida tanpa alasan ataupun perwakilan itu, membuat Dewan sepakat untuk menaikkan interpelasi menjadi hak angket atau hak penyelidikan dewan pada 31 Desember 2019.

"Kebuntuan (komunikasi bupati-DPRD Jember) ini dimulai dari bupati sendiri. Saat kami dilantik pada Agustus 2019 lalu saja, beliau tidak mau hadir. Coba bandingkan dengan daerah-daerah lain. Mungkin Jember satu-satunya," tambah Tabroni, ketua Panitia Hak Angket DPRD Jember.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Regional
BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Regional
Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Regional
Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X