Geram dengan Sikap Pemkab, Panitia Hak Angket DPRD Jember Ancam Panggil Paksa

Kompas.com - 07/01/2020, 14:45 WIB
Rapat dengan pendapat panitia hak angket DPRD Jember yang digelar Senin (6/1/2020) Bagus SupriadiRapat dengan pendapat panitia hak angket DPRD Jember yang digelar Senin (6/1/2020)
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Panitia hak angket DPRD Jember berencana memanggil paksa sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Jember.

Hal itu dilakukan, lantaran pemanggilan yang dilakukan panitia hak angket dianggap tidak diindahkan oleh pihak yang bersangkutan.

Pemanggilan sendiri, dilakukan untuk meminta keterangan terkait surat teguran dari Mendagri tentang permasalahan susunan organisasi dan tata kerja (SOTK), serta alasan Jember tidak mendapatkan kuota CPNS 2019.

Wakil ketua hak angket DPRD Jember Siswono mengatakan, OPD yang diundang tapi tidak hadir itu di antaranya adalah Badan Kepegawaian daerah dan Bagian Organisasi Pemkab jember.

Baca juga: Panitia Hak Angket Bakal Minta Bantuan Polisi Panggil Pejabat Pemkab Jember

Padahal, surat panggilan pertama sudah dilayangkan panitia hak angket sejak 3 Januari lalu.

Menyikapi hal itu, pihaknya mengaku akan kembali melayangkan surat pemanggilan kedua. Jika tidak datang, ia mengancam akan melakukan pemanggilan secara paksa.

“Jika kembali tidak hadir, terpaksa meminta bantuan polisi,” kata Siswono.

Sementara itu, Bupati Jember dalam surat yang dikirimkan kepada Ketua DPRD Jember memiliki alasan sendiri tidak menghadiri rapat dengan panitia hak angket tersebut.

Seperti dilansir dari Surya.co.id, ada tiga poin yang disampaikan dalam surat tersebut.

Di antaranya adalah bupati dan wakil Bupati Jember meminta waktu untuk mempelajari keabsahan hak angket yang digunakan DPRD Jember.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X