Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Kompas.com - 17/01/2020, 21:45 WIB
Seorang petugas melakukan penyemprotan desinfektan di kandang babi di Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/DEWANTOROSeorang petugas melakukan penyemprotan desinfektan di kandang babi di Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai beberapa waktu lalu.

MEDAN, KOMPAS.com - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara, Azhar Harahap mengatakan bahwa ada perbedaan perlakuan antara babi yang terkena virus demam babi afrika atau  African Swine Fever ( ASF) dengan ayam yang terserang flu burung (H5N1).

Ayam yang terkena flu burung dilakukan pemusnahan, sedangkan babi yang terkena ASF tidak. 

"Menyakiti saja tidak boleh, apalagi pemusnahan," katanya kepada wartawan saat konfernsi pers di kantornya pada Jumat petang (17/1/2020).

Dijelaskannya, tentang pemusnahan memang diatur dalam Undang-undang.


Baca juga: Soal Babi Mati, Gubernur Sumut Tak Ingin Ulang Pengalaman China Tangani ASF

ASF tidak menular ke manusia

Namun, pemusnahan itu hanya berlaku apabila adanya serangan virus pada ternak itu membahayakan nyawa manusia atau zoonosis.

Virus ASF, kata dia, hanya menyerang antar ternak babi, tidak ke hewan lainnya dan juga tidak ke manusia. 

"Tetapi ini kan tidak ada itu. Makanya tidak ada  stamping out (pemusnahan). Tidak usah dikhawatirkan ada pemusnahan, tidak ada itu," katanya. 

"Kenapa flu burung ada pemusnahan, karena sudah membahayakan manusia, itu zoonosis. Pemusnahan flu burung itu untuk memutus mata rantainya," lanjutnya. 

Baca juga: Babi di Sumut Mati karena Virus ASF, Edy Rahmayadi Merasa Dilema Lakukan Pemusnahan

Kendalikan penyebaran ASF

Azhar mengklaim, Sumut menjadi provinsi yang berhasil mengendalikan penyebaran ASF.

Sumut, kata dia, berbeda dengan 9 negara lain yang lebih dulu mengalami serangan ASF dan terjadi kematian dalam jumlah yang besar. 

Azhar menegaskan, tidak akan melakukan depopulasi babi di Sumut dan yakin tidak lama lagi dengan perkembangan 3 bulan ini, angka perkembangan ASF bisa ditekan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Regional
Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Regional
Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Regional
Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Regional
Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Regional
Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Regional
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Regional
Ratusan 'Guiding Block' di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Ratusan "Guiding Block" di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Regional
Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Regional
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Regional
Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Regional
Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Regional
Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Regional
Kuli Bangunan Bohongi 5 Perempuan, Mengaku TNI di Aplikasi Cari Jodoh

Kuli Bangunan Bohongi 5 Perempuan, Mengaku TNI di Aplikasi Cari Jodoh

Regional
Satu Bus Menuju Bandara, Ayu Winda Baru Tahu Humaidi Tak Ikut Dievakuasi Saat di Pesawat

Satu Bus Menuju Bandara, Ayu Winda Baru Tahu Humaidi Tak Ikut Dievakuasi Saat di Pesawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X