Sidang Perdata di Daerah Ini Tak Perlu Datang ke Pengadilan, Cukup via Email

Kompas.com - 10/01/2020, 18:07 WIB
Suasana sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jalan M Yamin, Samarinda, Rabu (8/1/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONSuasana sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jalan M Yamin, Samarinda, Rabu (8/1/2020).

Pola sidang seperti ini, menurut Pujiono, telah diatur melalui Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik.

Hanya saja, hampir semua PN di Indonesia belum siap mengimplementasi peraturan itu.

"PN Balikpapan mau mengarah ke sana (online). Di Indonesia PN Palangkaraya sudah berlaku. Bahkan diminta jadi bahan percontohan PN lain," ujar dia.

Tak hanya sidang online, PN Balikpapan juga menyiapkan sistem pembayaran online (e -Payment).

PN menyiapkan loket bekerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN), sehingga memudahkan pihak berperkara membayar biaya perkara termasuk bayar eksekusi. Tak perlu harus ke bank.

Soal pendaftaran perkara (e- Felling) pun demikian. Semua sudah berbasis elektronik.

Mulai dari awal semua surat masuk ke PN lewat eletronik. Termasuk disposisi hakim menangani perkara pun lewat online.

"Sehingga tak ada lagi yang datang ke PN Balikpapan untuk mendaftar gugatan karena sudah melalui sistem online. Ke depan gedung PN pasti sepi, karena orang tak lagi mondar-mandir ke PN," ungkapnya.

Bahkan saat ini petikan putusan pidana sudah bisa diakses langsung lewat online oleh lembaga permasyarakatan, rumah tahanan, polisi, hingga kejaksaan.

"Termasuk soal penggeledahan, penyitaan oleh polisi. Sebelumnya masih manual harus pakai surat antar ke PN baru keluar surat disposisi. Sekarang semua lewat online," katanya.

Kemudian soal pemanggilan (e-Summons) pun demikian. Untuk setiap perkara hakim masing-masing diberi sandi (password) untuk mengakses perkara yang hanya ia tangani.

Baca juga: Kisah Tragis Bocah 9 Tahun Tewas Dianiaya Ibu dan Ayah Tiri, Ada Pendarahan di Kepala

 

Hakim tak bisa mengakses perkara lain.

Keempat layanan online tersebut tersedia dalam sistem aplikasi e-Court. Sistem layanan ini sebagaimana diatur dalam peraturan MA tentang sistem sidang elektronik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nur, Mantan Pegawai BCA Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X