Warga Blokade Gerbang PT Semen Padang, Ini Penjelasan Manajemen

Kompas.com - 07/01/2020, 18:16 WIB
Seratusan warga memblokade pintu gerbang PT Semen Padang menuntut perjanjian antara PT Semen Padang dengan ninik mamak dibatalkan, Selasa (7/1/2020) KOMPAS.COM/PERDANA PUTRASeratusan warga memblokade pintu gerbang PT Semen Padang menuntut perjanjian antara PT Semen Padang dengan ninik mamak dibatalkan, Selasa (7/1/2020)

PADANG, KOMPAS.com - Kepala Biro Humas PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menjelaskan, aksi unjuk rasa warga yang memblokade pintu gerbang PT Semen Padang di Lubuk Kilangan, Padang, Sumatera Barat, tidak ada hubungannya dengan PT Semen Padang.

Menurut dia, hal itu dikarenakan inti persoalan internal Kerapatan Adat Nagari (KAN) yang terjadi dualisme kepengurusan.

"Tak ada kaitannya dengan PT Semen Padang. Persoalannya adalah internal mereka di KAN," kata Nur Anita Rahmawati kepada Kompas.com di kantor Semen Padang di Lubuk Kilangan, Padang, Sumatera Barat, Selasa (7/1/2020)

Baca juga: Ratusan Warga Unjuk Rasa dan Blokade Pintu Gerbang PT Semen Padang

Nur menjelaskan, selama ini ada perjanjian antara PT Semen Padang dengan ninik mamak yang tergabung dalam Kerapatan Adat Nagari Lubuk Kilangan yaitu mengenai kerjasama bantuan Corporate Social Responsibility (CSR).

Perjanjian itu, kata dia, sudah lama berjalan dan bantuan kerjasama itu terus dikucurkan melalui dana CSR itu.

"Tidak ada masalah. Nah, kalau KAN nya terjadi dualisme kepengurusan, silahkan selesaikan di internalnya," kata Nur.

Baca juga: Blokade di TPA Suwung Dibuka, Sampah dari Luar Denpasar Dilarang Masuk

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga Lubuk Kilangan Bersatu Bangkit (LBB) Padang, Sumatera Barat, memblokade pintu gerbang PT Semen Padang di Lubuk Kilangan.

"Kami minta Menteri BUMN batalkan semua perjanjian ninik mamak yang lama atau baru dengan PT Semen Padang atau PT Semen Indonesia," kata koordinator aksi Arsonetri saat melakukan orasi.

Selain itu, LBB juga meminta Menteri BUMN untuk ditinjau ulang peralihan hak PT Semen Padang kepada PT Semen Indonesia yang merugikan pemilik tanah ulayat Lubuk Kilangan karena tidak memberi manfaat bagi masyarakat Lubuk Kilangan.

"Solusinya kita minta adanya perjanjian baru antara PT Semen Padang atau PT Semen Indonesia dengan LBB yang saling menguntungkan dan bermanfaat bagi masyarakat Lubuk Kilangan," kata Arsonetri.

Sementara Ketua LBB Rabain Syukur menyebutkan saat ini di Lubuk Kilangan ada dua dualisme kepengurusan Kerapatan Adat Nagari (KAN).

"Inilah yang kami duga ada indikasi adu domba antara kami. Untuk itu, sekarang kami bongkar kedua plang kantor KAN itu dan kami bawa ke sini," kata Rabain.

Rabain tidak ingin masyarakat terpecah belah karena adanya dualisme kepengurusan KAN itu sehingga diharapkan KAN kembali bersatu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tenaga Kesehatan Haji Positif Covid-19

3 Tenaga Kesehatan Haji Positif Covid-19

Regional
Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 8 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 8 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Regional
Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Regional
Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Regional
UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

Regional
2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

Regional
Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Regional
Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Regional
Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X