Evakuasi King Kobra 2,5 Meter, Damkar Sumedang Terjunkan Satu Tim

Kompas.com - 04/01/2020, 15:25 WIB
Pecinta hewan melata dan anggota Damkar Sumedang, Jawa Barat evakuasi ular king kobra 2, 5 meter yang bikin heboh warga Cisitu, Kamis (2/1/2020) siang. DOK. Damkar Sumedang KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHPecinta hewan melata dan anggota Damkar Sumedang, Jawa Barat evakuasi ular king kobra 2, 5 meter yang bikin heboh warga Cisitu, Kamis (2/1/2020) siang. DOK. Damkar Sumedang
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Ular king kobra berukuran 2,5 meter berhasil dievakuasi tim Damkar di area permukiman warga Dusun Bakom Rt 02/09, Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, Kamis (2/1/2020).

Penemuan ular king kobra itu membuat warga di dusun tersebut heboh. Karena dianggap baru pertama ini terjadi.

Proses evakuasi ular yang dilakukan petugas Damkar itu membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Pasalnya, petugas harus ektra hati-hati agar hewan dengan bisa mematikan itu tidak kabur dan membahayakan warga.

Baca juga: Ular King Kobra 2,5 Meter Hebohkan Warga Sekampung, Evakuasi Butuh 2 Jam

Kepala Satpol PP, Damkar, dan Linmas Kabupaten Sumedang Bambang Rianto mengatakan, ular king kobra ini pertama kali ditemukan seorang warga yang hendak memperbaiki saluran air.

"Saat hendak membetulkan saluran air di wilayah perkampungan itu, petani penemu pertamanya kabur, karena takut melihat ular sebesar itu. Kejadian ini pun membuat heboh warga sekampung," ujar Bambang kepada KOMPAS.com melalui sambungan telepon, Kamis petang.

Lantaran tidak ada pawang ular di desanya, warga berinisiatif melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkar Sumedang.

Damkar Sumedang kemudian menerjunkan satu tim untuk melakukan proses evakuasi.

"Kami terjunkan satu tim untuk evakuasi. Karena harus ekstra hati-hati dan agar ular tersebut tidak sampai kabur, maka proses evakuasinya juga memakan waktu cukup lama. Butuh waktu 2 jam ular itu baru bisa dievakuasi," tutur Bambang.

Setelah berhasil dievakuasi, lanjut dia, ular tersebut langsung diserahkan kepada komunitas pecinta hewan melata Sumedang.

"Hewannya langsung kami serahkan ke anak-anak pecinta hewan melata Sumedang. Supaya diurus dan tidak membahayakan warga," kata Bambang.

Penulis : Kontributor Sumedang, Aam Aminullah | Editor : Khairina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.