Mobil, Rumah, hingga Cincin Permata Disita Terkait Pembobolan BNI Ambon

Kompas.com - 31/12/2019, 20:57 WIB
Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa didampingi Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Teguh Suwarno  dan Irwasda Polda Maluku, Kombes Pol Sungkono saat menyampaikan keterangan pers akhir tahun di kantor Polda Maluku, Selasa (31/12/2019) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa didampingi Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Teguh Suwarno dan Irwasda Polda Maluku, Kombes Pol Sungkono saat menyampaikan keterangan pers akhir tahun di kantor Polda Maluku, Selasa (31/12/2019)

AMBON,KOMPAS.com- Direktorat Kriminal Khusus (Ditrkrimsus) Polda Maluku terus mengusut sejumlah aset Faradiba Yusuf, tersangka pembobolan dana nasabah Bank Negara Indonesia (BNI) cabang Ambon senilai Rp 58.9 miliar.

Kapolda Maluku Irjen Royke Lumowa membeberkan, sejumlah aset yang disita tim Ditkrimsus Polda Maluku meliputi delapan unit mobil,10 unit rumah di Ambon dan Makassar, serta satu unit apartemen.

Polisi juga menyita dua bidang tanah di Bone, dua tempat usaha peternakan dan pemotongan ayam, satu bangunan yang jadi sarang burung walet, serta satu cincin pertama.

“Jadi selain asset, ada juga uang tunai senilai Rp 2,7 miliar yang berhasil kita sita,” kata Royke  di Polda Maluku, Selasa (31/12/2019).


Baca juga: Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Selain Faradiba, dalam kasus tersebut penyidik juga telah menetapkan lima tersangka lain yakni Soraya Pellu, Christian Rumahlewang, Marice Muskita, Y Maitimu dan Callu.

Dari total enam orang tersangka itu hanya Soraya Pellu yang merupakan orang di luar bank.

Royke mengakui, kasus penggelapan dana nasabah BNI merupakan salah satu kasus kejahatan yang paling menonjol yang ditangani Polda Maluku pada 2019.

Saat ini kata dia, kasus tersebut masih terus diselidiki dan ditangani oleh penyidik Ditrkrimsus.

“Kami memastikan akan ada tersangka baru dalam kasus ini, jadi tunggu saja hasil penyelidikannya,” katanya.

Baca juga: Kisah Lengkap Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon, Penangkapan Tersangka Dihambat Gempa

Untuk diketahui, kasus dugaan penggelapan dana nasabah BNI Cabang Ambon senilai Rp 58.9 miliar dilaporkan ke SPKT Polda Maluku pada 8 Oktober 2019, setelah pihak auditorium bank menemukan adanya transaksi tidak wajar.

Pihak yang dilaporkan adalah Faradiba Yusuf yang saat itu menjabat sebagai Wakil Kepala BNI Cabang Ambon.

Pihak BNI pun menyebut Faradiba terlibat dalam sindikat investasi tidak wajar. 

Setelah dilaporkan, polisi kemudian bergerak dan menangkap Faradiba di sebuah rumah kawasan Citraland, Lateri, Ambon.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

Regional
Ada 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Ada 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

Regional
9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

Regional
Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

Regional
Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

Regional
Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

Regional
Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

Regional
Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Regional
Saat Ratusan Siswa SMP di Sleman Susur Sungai, Hujan Deras Turun di Hulu

Saat Ratusan Siswa SMP di Sleman Susur Sungai, Hujan Deras Turun di Hulu

Regional
Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut Saat Pramuka Susur Sungai, 4 Tewas

Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut Saat Pramuka Susur Sungai, 4 Tewas

Regional
Polres Jember Cari Penyebar Hoaks Penculikan Anak yang Bikin Resah

Polres Jember Cari Penyebar Hoaks Penculikan Anak yang Bikin Resah

Regional
Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Regional
Dugaan Korupsi Pembangunan Laboratorium Kesehatan, 1 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Dugaan Korupsi Pembangunan Laboratorium Kesehatan, 1 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sedang Angkat Barang, Senjata Personel TNI Dirampas Warga Puncak Jaya

Sedang Angkat Barang, Senjata Personel TNI Dirampas Warga Puncak Jaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X