Tak Perlu Besuk, Tahanan Polda Jatim Sekarang Bisa Video Call dengan Keluarga

Kompas.com - 27/12/2019, 14:49 WIB
Ilustrasi video call atau panggilan video. SHUTTERSTOCKIlustrasi video call atau panggilan video.

SURABAYA, KOMPAS.com - Keluarga tahanan Polda Jatim kini tidak perlu antre untuk membesuk anggota keluarganya yang sedang ditahan.

Polda Jatim menyediakan fasilitas video call bagi keluarga tahanan yang ingin memanfaatkannya.

Namun, fasilitas video call yang dimaksud tidak bebas layaknya masyarakat pada umumnya.

"Video call diperbolehkan hanya 10 menit. Waktunya juga nanti kami yang akan mengatur. Sebelum melakukan video call harus mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi yang kami sediakan," kata Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Jatim, AKBP Sutrisno, saat dikonfirmasi Jumat (27/12/2019).

Baca juga: Kivlan Zen Ditetapkan jadi Tahanan Rumah

Aplikasi yang dimaksud adalah aplikasi "Tahti Semeru" yang sudah bisa diunduh di playstore.

Untuk layanan video call, hanya dibatasi 10 menit. Sama seperti kunjungan, jam dan harinya juga akan ditentukan.

Nantinya pihak Polda Jatim yang akan menghubungi keluarga.

Jika beberapa kali panggilan tidak direspons, maka jadwal video call akan diputus dan diganti tahanan lain.

"Selama melakukan video call dengan keluarga, tahanan juga diawasi. Jika yang dibicarakan terkait pengurusan kasus yang dihadapi tahanan, maka sambungan video call akan diputus," ucap dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Regional
Lahar Panas Gunung Merapi Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Lahar Panas Gunung Merapi Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Regional
Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Regional
Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Regional
Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Regional
Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Regional
Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Regional
3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

Regional
Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X