Hendak Ditangkap, Tahanan Mapolresta Malang yang Kabur Lawan Polisi dengan Sikat Gigi

Kompas.com - 12/12/2019, 17:00 WIB
Nur Cholis (29) tahanan narkoba Mapolresta Malang Kota yang kabur, berhasil ditangkap. Polisi menembak kaki Nur karena mencoba melawan saat ditangkap, Kamis (12/12/2019). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKNur Cholis (29) tahanan narkoba Mapolresta Malang Kota yang kabur, berhasil ditangkap. Polisi menembak kaki Nur karena mencoba melawan saat ditangkap, Kamis (12/12/2019).

MALANG, KOMPAS.com – Nur Cholis (29), salah satu tahanan narkoba yang kabur dari Mapolres Malang Kota akhirnya ditangkap, Rabu (11/12/2019) malam.

Nur ditangkap saat bersembunyi di rumah kosong di kawasan Jalan KH Malik Dalam, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota AKBP Loenardus Simarmata mengatakan, Nur melawan menggunakan dua gagang sikat gigi yang diruncingkan saat ditangkap.

“Melawan menggunakan sikat gigi yang ujungnya sudah ditajamkan,” kata Leonardus, saat rilis di Mapolresta Malang Kota, Kamis (12/12/2019).

Baca juga: Otak Kaburnya Tahanan Mapolresta Malang Mengaku Curi Gergaji dari Tukang

Karena terus melawan dan berusaha melarikan diri, petugas menembak kedua kaki tahanan tersebut.

Apalagi, kondisi di lokasi gelap karena berada di tengah perkebunan warga.

Leonardus mengatakan, setelah kabur bersama tiga rekannya pada Senin (9/12/2019) dini hari, Nur langsung menuju ke rumah kosong di Jalan KH Malik Dalam menggunakan ojek.

Kemudian dia pindah ke rumah kosong lainnya yang berada di tengah perkebunan.

Di rumah kosong itu, Nur bersembunyi sampai akhirnya diketahui oleh petugas.

“Setelah dia lompat pada Senin dini hari. Dia langsung menuju ke rumah kosong di daerah Kedung Kandang. Dari situ dia berpindah lagi ke rumah kosong di kebun. Dia bersembunyi di sana,” kata Kapolresta.

Dengan ditangkapnya Nur, sudah ada tiga tahanan kabur yang berhasil ditangkap.

Mereka adalah Adrian alias Ian, Sokip Yulianto yang merupakan otak pelarina, dan Nur Cholis.

Masih tersisa satu tahanan lagi yang belum tertangkap, yakni Bayu Prasetyo.

Sebelumnya diberitakan, empat tahanan narkoba Mapolresta Malang Kota kabur pada Senin (9/12/2019) dini hari.

Baca juga: Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Mereka kabur dengan menjebol teralis besi dengan menggunakan gergaji besi.

Setelah itu, para tahanan melompat ke pagar sekolah yang ada di belakang gedung tahanan.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X