Kasus Sekolah Ambruk, Polda Jatim Geledah Kantor Disdik di Pasuruan

Kompas.com - 09/12/2019, 16:04 WIB
Kondisi gedung di SDN Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan setelah ambruk Dok. Polres Pasuruan KotaKondisi gedung di SDN Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan setelah ambruk

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan penggeladahan di kantor Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Jawa Timur, Senin (9/12/2019).

Penggeledahan dilakukan untuk menindaklanjuti kasus dugaan korupsi pembangunan SDN Gentong, Pasuruan, Jawa Timur, yang sempat ambles pada November 2019 lalu.

"Benar (ada penggeledahan), terkait kasus ambruknya SDN Gentong, Pasuruan. Sekarang (penggeledahan) masih berlangsung," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, Senin.

Menurut dia, penggeledahan diperlukan karena penyidik membutuhkan dokumen proyek pembangunan SDN Gentong untuk melengkapi barang bukti.

Baca juga: Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Selain itu, dokumen tersebut dibutuhkan agar penyidik bisa segera menetapkan tersangka baru dalam kasus ambruknya SDN Gentong, Pasuruan, Jawa Timur.

"Dokumen ini menyangkut tentang apa yang pernah kami sampaikan RAB-nya, perjanjiannya, kontrak dan semuanya yang berhubungan soal itu," terang Barung.

Sejauh ini, Polda Jatim memang belum menetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut.

Menurut Barung, kendala dalam penetapan tersangka baru yang berkaitan dengan dugaan korupsi kasus ambruknya SDN Gentong itu, salah satunya, kepala daerah di masa pembangunan SDN Gentong yang dibangun pada tahun 2012 itu sudah meninggal.

Meski demikian, ia memastikan tetap akan ada tersangka baru dalam kasus tersebut.

"Ada kendala teknis yang membuat kami sedikit lama menetapkan tersangka, salah satunya kuasa pengguna anggaran (kepala daerah) sudah meninggal dunia," ucap Barung.

Dalam kasus ini, Polda Jatim telah menetapkan dua orang tersangka kasus ambruknya SDN Gentong, Pasuruan.

Kedua tersangka merupakan kontraktor berinisial D dan S.

Mereka ditangkap pada Jumat (8/11/2019) malam saat diduga hendak melarikan diri.

Atas kasus tersebut, keduanya dijerat Pasal 359 KUHP karena dianggap lalai sehingga menyebabkan nyawa orang lain hilang atau tidak selamat.

Sebagaimana diketahui, gedung kelas SDN Gentong di Kota Pasuruan, ambruk pada Selasa (5/11/2019) pagi.

Seorang guru dan seorang murid dilaporkan meninggal di lokasi.

Baca juga: Polda Jatim Tetapkan Dua Tersangka Kasus Gedung Sekolah Ambruk di Pasuruan

Sementara, 11 murid lain dirawat di rumah sakit karena mengalami luka tertimpa reruntuhan gedung kelas.

Informasi yang dihimpun dari Polda Jatim, gedung SDN di Jalan Kyai Sepuh nomor 49, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, itu dilaporkan ambruk pukul 08.15 WIB.

Gedung tersebut dihuni empat kelas, yakni kelas IIA, IIB, VB, dan VA. 

Berdasar data di kepolisian, korban meninggal dunia yakni seorang siswa bernama Irza Almira (8), dan seorang guru bernama Sevina Arsy Putri Wijaya (19).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X