Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Kompas.com - 06/12/2019, 19:45 WIB
Kejaksaan Negeri Wates, Kulon Progo, DI Yogyakarta menyetor Rp 227 juta ke rekening penampungan titipan tindak pidana korupsi di Bank BRI. Uang berasal dari kas Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo, yang merupakan hasil sisa kejahatan yang dilakukan Kepala Desa dan Bendaharanya. KOMPAS.COM/DANI JULIUSKejaksaan Negeri Wates, Kulon Progo, DI Yogyakarta menyetor Rp 227 juta ke rekening penampungan titipan tindak pidana korupsi di Bank BRI. Uang berasal dari kas Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo, yang merupakan hasil sisa kejahatan yang dilakukan Kepala Desa dan Bendaharanya.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulon Progo menyita uang senilai Rp 227 juta dari kas Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kulon Progo, Noviana Permanasari mengatakan, uang tersebut merupakan barang bukti sisa korupsi yang dilakukan Kepala Desa Banguncipto, HS dan Bendaharanya, SM (60).

"(Ini uang) yang sempat digunakan Kepala Desa maupun Bendahara dan sempat dimasukkan ke kas Desa Banguncipto," kata Noviana Permanasari, Jumat (6/12/2019).

Baca juga: Dugaan Korupsi Dana Desa, Kejari Wates Geledah Ruang Kerja Kades Banguncipto

Noviana menambahkan, HS dan SM diduga bersekongkol menyelewengkan dana desa sejak 2014-2018.

"Kami menduga ini terkait dengan pidana korupsi karenanya kita lakukan penyitaan hari ini," kata Noviana.

Dia menjelaskan, uang sebesar Rp 227 juta yang diambil dari rekening Desa Banguncipto di Bank Pasar Kulon Progo, merupakan hasil pengembalian dari HS dan SM ketika kasus tersebut disidik kejaksaan.

Baca juga: Gelapkan Dana Desa Rp 1,15 M, Kades dan Bendara Desa di Kulon Progo Ditahan

Petugas, lanjutnya, kemudian menyimpan uang di rekening yang dikhususkan untuk menampung hasil tindak pidana korupsi.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggeledah kantor Kepala Desa Banguncipto di Kecamatan Sentolo.

Penggeledahan menyusul ditetapkannya Kepala Desa Banguncipto HS (50) dan Bendahara Desa SM (60) sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi.

Penggeledahan yang dipimpin Kasi Pidana Khusus Kejari Wates Noviana Permanasari dan Kasi Intel Yogi Andiawan Sagita memeriksa setiap ruangan.

Kejari menahan HS dan SM, terkait dugaan penyelewengan dana desa sepanjang tahun 2014-2018 senilai Rp 1,150 miliar.

Keduanya diduga merekayasa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan dana desa setempat.

"Kejari memulai penyelidikan pada 6 November 2019 lalu. Sebanyak 50 saksi sudah diperiksa," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Regional
Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Regional
Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Regional
3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Regional
Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Regional
Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Regional
Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Regional
Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Regional
Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Regional
Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X