Puluhan Patok PT KAI Resahkan Warga Tanjungsari Sumedang, Diduga untuk Reaktivasi Jalur KA hingga Warga Takut Digusur

Kompas.com - 05/12/2019, 18:39 WIB
Warga penghuni rel kereta api di lingkungan Stat Spoor di Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat resah dengan adanya patok berlabel PT KAI di lokasi, Kamis (5/12/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHWarga penghuni rel kereta api di lingkungan Stat Spoor di Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat resah dengan adanya patok berlabel PT KAI di lokasi, Kamis (5/12/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Adanya puluhan patok milik PT KAI di lokasi jalur kereta api di wilayah Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat membuat warga resah.

Patok tersebut mulai ada di lingkungan SS atau Stat Spoor (Jalan Kereta), di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari pada Senin (2/12/2019) pagi.

Diketahui, Pemdaprov Jawa Barat bersama PT KAI telah merencakan untuk melakukan reaktivasi di sejumlah jalur kereta api di Jawa Barat.

Di antaranya reaktivasi jalur kereta api Rancaekek, Kabupaten Bandung hingga Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Reaktivasi Jalur KA Bandung-Cirebon, Pemkab Sumedang Siap Kolaborasi dengan Pemprov Jabar

Kejutkan warga

Warga Dusun Pamagersari RT 05/04, Desa Tanjungsari Wawan (53) mengatakan, Senin pagi itu warga dikejutkan dengan adanya patok bertuliskan PT KAI.

Warga kaget sekaligus resah, kata Wawan, karena sebelumnya tidak menerima informasi bahwa lokasi bangunan rumah yang ditempatinya di bekas jalur kereta api ini akan kembali digunakan PT KAI.

"Patok itu mulai ada sejak Senin kemarin. Warga resah, karena setelah ada patok itu banyak informasi yang simpang siur," ujar Wawan kepada Kompas.com di rumahnya di Tanjungsari, Sumedang, Kamis (5/12/2019) siang.

Informasinya juga sudah ada pendataan terkait patok, hingga pelebaran lokasi untuk jalur kereta api sepanjang 6 meter dari kiri kanan. Tapi kami benar-benar belum menerima informasi apa pun," 

Wawan menuturkan, belum adanya kepastian terkait realisasi rencana reaktivasi jalur kereta api Bandung-Sumedang ini pula yang membuat warga resah.

"Jadi dengan adanya patok itu warga makin resah. Tidak ada informasi sebelumnya tapi tiba-tiba ada patok itu," tutur Wawan.

Baca juga: Kapan Reaktivasi Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran Dimulai?

Lahan negara

Warga penghuni rel kereta api di lingkungan Stat Spoor di Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat resah dengan adanya patok berlabel PT KAI di lokasi, Kamis (5/12/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.comKOMPAS.COM/AAM AMINULLAH Warga penghuni rel kereta api di lingkungan Stat Spoor di Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat resah dengan adanya patok berlabel PT KAI di lokasi, Kamis (5/12/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com
Wawan menyebutkan, warga di lokasi SS di Desa Tanjungsari menyadari jika bangunan rumah mereka berdiri di atas lahan milik negara.

Namun, kata Wawan, rumah tersebut sudah mereka tempati secara turun temurun sejak puluhan tahun lamanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Regional
Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Regional
Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Regional
Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Regional
Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Regional
115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

Regional
Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Regional
Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Regional
Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Regional
Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Regional
Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X