Kasus Stunting di Karawang Capai 13 Persen dari 116.000 Balita

Kompas.com - 05/12/2019, 18:24 WIB
Ilustrasi Balita Stunting ShutterstockIlustrasi Balita Stunting

KARAWANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Nurdin Hidayat mengatakan, sebanyak 13 persen dari 116.000 balita di Karawang mengalami stunting.

"Jadi begini jika sekitar dari 10 balita, ada satu yang mengalami stunting di Karawang," kata Nurdin, Kamis (5/12/2019).

Nurdin menjelaskan, balita mengalami stunting merupakan kondisi balita mengalami gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi, yang menyebabkan terganggunya tumbuh kembang balita.

Baca juga: 1.660 Balita Menderita Stunting, Kota Salatiga Terbitkan Perwali

Tak hanya gangguan fisik, balita yang mengalami stunting dikhawatirkan bakal terganggu tingkat kecerdasannya.

Menurut dia, permasalahan stunting harus ditangani dengan memperhatikan dua faktor, yakni kesehatan dan non kesehatan.

Di bidang kesehatan, kata dia, dengan memperhatikan asupan gizi dan pola asuh.

Baca juga: Angka Stunting di Jabar Melebihi Nasional

Sementara non kesehatan dengan memperhatikan lingkungan yakni karena tidak menggunakan air bersih, bayi menjadi sakit-sakitan.

"Berdasarkan penelitian, penggunaan air yang tidak bersih bisa menimbulkan infeksi pada bayi, bayi menjadi sakit, nafsu menurun, fungsi tubuh menurun, dan badan jadi cepet kurus," katanya.

Selain itu, faktor ekonomi dan budaya juga dinilai sebagai salah satu penyebab munculnya stunting

Nurdin menyebut aspek non kesehatan merupakan faktor spesifik, yang penyelesaiannya memerlukan andil satuan perangkat kerja daerah (SKPD), selain Dinas Kesehatan. Satgas Stunting sudah dibentuk dan bergerak sesuai bidang masing-masing.

"Banyak program penanganan stunting yang melibatnya instansi lain," katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

Regional
Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Regional
145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

Regional
'Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain'

"Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain"

Regional
7 Tahun Tak Lulus Kuliah, Mahasiswa Ini Diduga Nekat Gantung Diri, Ini Kata Polisi

7 Tahun Tak Lulus Kuliah, Mahasiswa Ini Diduga Nekat Gantung Diri, Ini Kata Polisi

Regional
Jam Malam pada Fase New Normal di Surabaya Resmi Diterapkan

Jam Malam pada Fase New Normal di Surabaya Resmi Diterapkan

Regional
2 Bulan Bekerja di Arab Saudi, Pekerja Indonesia Diduga Disiksa, Tangan Disetrika

2 Bulan Bekerja di Arab Saudi, Pekerja Indonesia Diduga Disiksa, Tangan Disetrika

Regional
'Kan Sudah Kita Kontrol, Kok Masih Dibilang Solo Zona Hitam?'

"Kan Sudah Kita Kontrol, Kok Masih Dibilang Solo Zona Hitam?"

Regional
Kisah Suparman Si 'Superman', 145 Kali Donasi Darah hingga Dapat Penghargaan dari SBY

Kisah Suparman Si "Superman", 145 Kali Donasi Darah hingga Dapat Penghargaan dari SBY

Regional
Putra Mantan Rais Aam PBNU Maju di Pilkada Jember

Putra Mantan Rais Aam PBNU Maju di Pilkada Jember

Regional
Orang Rimba Bertarung dengan Ular Sanca 3 Meter, Korban Tewas Dililit

Orang Rimba Bertarung dengan Ular Sanca 3 Meter, Korban Tewas Dililit

Regional
Suami Jual Istri dan Cowok Jual Pacar Usia Belasan di Jaringan Prostitusi Online Lintas Provinsi

Suami Jual Istri dan Cowok Jual Pacar Usia Belasan di Jaringan Prostitusi Online Lintas Provinsi

Regional
Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Meninggal karena Corona, Khofifah: Selamat Jalan Saudaraku

Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Meninggal karena Corona, Khofifah: Selamat Jalan Saudaraku

Regional
Ayah Hamili Anak karena Mirip Ibunya, Pacar Sempat Dituduh Pelakunya

Ayah Hamili Anak karena Mirip Ibunya, Pacar Sempat Dituduh Pelakunya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X