Penerima Bantuan PKH di Luwu Dapat 'Saldo Kosong' dari Pemerintah

Kompas.com - 03/12/2019, 18:25 WIB
Anita hanya bisa berbaring karena gangguan jiwa dan kondisinya kini lemas setelah bertahun tahun dipasung, di rumahnya di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Kamis (28/11/2019) Muh. Amran AmirAnita hanya bisa berbaring karena gangguan jiwa dan kondisinya kini lemas setelah bertahun tahun dipasung, di rumahnya di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Kamis (28/11/2019)

LUWU, KOMPAS.com – Halima, orangtua dari Anita (34) dan Saldi (31), kakak beradik yang mengidap gangguan jiwa di Desa Lare-Lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, harus mengelus dada.

Pasalnya, bantuan yang diberikan pemerintah tak dapat dinikmati dalam waktu dekat.

Halima (60) mengaku, terdaftar sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan ( PKH) dari pemerintah setempat.

Namun, dia terkejut saat proses pencairan, pihak bank menyatakan tidak ada saldo di rekening itu.

“Pendamping PKH bernama Samsiah yang biasa dipanggil Bunda Cia memberikan saya amplop berisi ATM dan buku tabungan, pada saat saya ke bank untuk pencairan, pihak bank bilang tidak ada saldonya, jadi saya pulang dengan tangan kosong,” kata Halima saat dikonfirmasi, Selasa (03/12/2019).

Baca juga: Kakak Beradik yang Dipasung karena Gangguan Jiwa Dapat Perawatan Gratis dari Pemerintah

Dikatakan Halima, sejatinya dana bantuan PKH sebesar Rp2,4 juta itu akan digunakan untuk biaya pengobatan kedua anaknya yang mengidap gangguan jiwa.

"Jika saya memang tak layak untuk mendapatkan bantuan tidak apa-apa. Tapi harusnya ada pemberitahuan kalau belum ada isinya, supaya saya tidak perlu jauh-jauh ke bank," lirihnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lare-lare Syarifuddin mengatakan kaget dengan kejadian yang menimpa Halima.

“Saya juga heran kenapa kartu ATMnya diterbitkan, sedangkan saldonya tidak ada jangan diterbitkan kartunya. Ini kan buat Ibu Halima kecewa,” ucap Syarifuddin.

Baca juga: Dua Anaknya Dipasung karena Gangguan Jiwa, Sang Ayah: Kami Pasrah Sama Yang Kuasa

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Luwu Haerani mengaku sudah memberikan bantuan kepada Halima dan kedua anaknya.

 

"Terkait rekeningnya yang kosong kami tidak tahu, karena yang mengetahui persis adalah pendamping PKH. Tapi kami yang jelas keluarga ini sudah ditangani dan mendapat bantuan seperti BPJS Kesehatan dan Jaminan sosial lainnya sudah ada,” jelasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Regional
Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Regional
Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Regional
Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

Regional
Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Regional
93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
Sultan HB X soal Konser Musik Diizinkan untuk Kampanye: Terserah KPU Saja

Sultan HB X soal Konser Musik Diizinkan untuk Kampanye: Terserah KPU Saja

Regional
Orang Pertama di Klaster Corona RSUD Pontianak Jarang Pakai Masker

Orang Pertama di Klaster Corona RSUD Pontianak Jarang Pakai Masker

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpang, Sempat Melawan Lalu Lompat dari Mobil

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpang, Sempat Melawan Lalu Lompat dari Mobil

Regional
Dari 1.000 Penumpang Pesawat hanya 90 Orang Tes Swab Gratis di Bandara Minangkabau

Dari 1.000 Penumpang Pesawat hanya 90 Orang Tes Swab Gratis di Bandara Minangkabau

Regional
Kepala Satpol PP Minta Maaf 6 Mahasiswa Terluka Saat Demo di Kantor Bupati Bogor

Kepala Satpol PP Minta Maaf 6 Mahasiswa Terluka Saat Demo di Kantor Bupati Bogor

Regional
Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X