Dua Anaknya Dipasung karena Gangguan Jiwa, Sang Ayah: Kami Pasrah Sama Yang Kuasa

Kompas.com - 29/11/2019, 09:03 WIB
Saldi hanya bisa telungkup karena gangguan jiwa dan kondisinya kini lemas setelah bertahun tahun dipasung, di rumahnya di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Kamis (28/11/2019) Muh. Amran AmirSaldi hanya bisa telungkup karena gangguan jiwa dan kondisinya kini lemas setelah bertahun tahun dipasung, di rumahnya di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Kamis (28/11/2019)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Anita (34) dan Saldi (31), kakak beradik warga Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan terpaksa dipasung oleh orangtunya karena menderita gangguan jiwa.

Anita dan Saldi adalah anak pasangan suami istri Abdul Salam (81) dan Halima (60). Mereka terpaksa memasung dua anaknya karena kondisinya memburuk.

Saldi mengalami gangguan jiwa sejak berumur 24 tahun dan dipasung selama 7 tahun. Sementara sang kakak Anita  terdeteksi gangguan jiwa sejak usia 18 tahun dan telah dipasung selama 17 tahum

Baca juga: Selama 15 Tahun Kakak Beradik di Sulsel Dipasung karena Menderita Gangguan Jiwa

Saldi pernah dirawat di Rumah Sakit Dadi Makasar dan sempat membaik. Namun satu bulan kemudian penyakitnya kembali kambuh.

Saldi sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan dan menjadi tulang punggung keluarganya. Namun ia berhenti bekerja karena konsinya tidak memungkinkan.

“Sewaktu dia kerja sering merasakan panas, sering bikin masalah dengan temannya hingga mengalami gangguan jiwa. Kami pun terpaksa memasungnya karena sering keluar ke jalan raya dan mengejar orang,” ujar Abdul Salam.

Baca juga: Depresi karena Gagal Menikah, Seorang Perempuan Dipasung

 

Harus berutang untuk berobat

Ilustrasi Utang Dok. HaloMoney.co.id Ilustrasi Utang
Kepada Kompas.com, Abdul Salam bercerita pada tahun 2003, Anita anak perempuannya demam tinggi. Mereka pun membawa Anita ke rumah sakit.

Bahkan agar Anita bisa dirawat, Salam sempat berutang. Namun konisi Anita tak kunjung membaik sehingga mereka pun membawa Anita pulang ke rumah.

Anita kemudian dibawa ke dokter ahli syaraf, namun Anita tak mau meminum obat yang diberikan.

“Waktu kami bawa berobat ke rumah sakit, kami terpaksa mengutang dulu demi membiayai pengobatannya. Waktu itu tidak ada perubahan pada dirinya. Namun, karena keterbatasan biaya, kami terpaksa harus keluarkan dari rumah sakit,” kata Abdul Salam, saat ditemu di rumahnya, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Pasien ODGJ dan Warga yang Dipasung di NTT Kini Dapat Kunjungan Rutin

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Regional
Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Regional
Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Regional
UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X