Gubernur Olly Yakin KEK Likupang Mampu Sumbang Devisa Rp 22,5 T

Kompas.com - 02/12/2019, 21:02 WIB
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancara usai rapat paripurna di Kantor DPRD Sulut, Jumat (15/11/2019) pukul 10.30 Wita KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYGubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancara usai rapat paripurna di Kantor DPRD Sulut, Jumat (15/11/2019) pukul 10.30 Wita

KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey yakin, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, akan memberikan kontribusi devisa negara mencapai Rp 22,5 triliun pada tahun 2030.

"Pemerintah sedang fokus membangun kawasan tersebut (KEK pariwisata Likupang)," sebut Olly di Manado, Jumat (29/11/2019).

Baca juga: Maju di Pilkada Sulut, Tetty Paruntu Daftar Cagub di Partai NasDem

Di kawasan ini nantinya akan dikembangkan resort, akomodasi, fasilitas hiburan dan MICE.


Sedangkan di luar area akan dikembangkan pula Wallace Conservation Center dan Yacht Marina.

Pemprov Sulut telah memoles sektor pariwisata menjadi sebuah industri baru dengan pertumbuhan kinerja pariwisata hingga 600 persen dalam empat tahun terakhir.

Bahkan pada Januari-Oktober 2019, tercatat jumlah wisatawan mancanegara ke Sulut secara kumulatif mencapai 110.459 orang.

Menurut politisi PDI-P itu, potensi alam dan kearifan lokal masyarakat Sulut yang dikenal the smilling people menjadi modal awal yang sangat potensial dan strategis menjadikan daerah ini sebagai tujuan wisata favorit di Indonesia setelah Bali dan daerah lainnya.

"Wilayah kita ini orangnya murah senyum, alamnya subur dan keamanan sangat kondusif dengan keanekaragaman kekayaan hutan dan hewan langka yang menarik untuk di kunjungi,” beber Olly.

Gubernur Olly mengapresiasi perhatian dan dukungan pemerintah pusat atas pembangunan Sulut yang tercermin dari DIPA sebesar Rp 24,3 triliun yang mencakup pembangunan bertahap dan berkelanjutan.

Baca juga: Berniat Jadi Tuan Rumah KTT G20. Gubernur Sulut Akan Bangun 3 Hotel Bintang 5

Olly juga meminta dukungan seluruh perangkat daerah membangun sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

"Dalam rangka menggapai target satu juta wisatawan mancanegara pada tahun 2025, maka pembangunan sarana dan prasarana fisik KEK Pariwisata Likupang dan destinasi wisata lain di Sulut akan menjadi skala prioritas pembangunan," ujar Olly.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X