Kompas.com - 29/11/2019, 17:08 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi

DENPASAR, KOMPAS.com - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar terus mendalami kasus dugaan pencabulan terhadap KMW, balita 2,5 tahun.

KMW menjadi korban kekerasan yang dilakukan pacar ibunya sendiri pada Kamis (21/11/2019) malam.

"Kita akan mengecek kembali visum apakah memang dia ada mengalaminya atau tidak. Karena kita indikasinya itu kan ada bekas merah di bagian kemaluan korban," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar AKP Josina Lambiombir, Jumat (29/11/2019).

Baca juga: Balita 2,5 Tahun Patah Tulang Diinjak Pacar Ibunya

Pihaknya juga akan segera memeriksa korban. Namun, hingga saat ini korban masih mengalami kesakitan dan dirawat di RSUP Sanglah Denpasar.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa itu, terjadi di sebuah indekos pacar ibu korban yang bernama Ari Juniawan (22) di sekitar Jalan Teuku Umar Barat Denpasar.

Mulanya, korban ditipkan ke tersangka sementara sang ibu mengantar anak adiknya ke rumah orang tuanya.

Kemudian korban menangis dan pelaku tidak bisa menenangkan. Pelaku marah hingga berakhir penganiayaan.

"Dari keterangan kakek korban ,bahwa anak tersebut dipukul oleh dari pacar ibunya korban," kata Josina, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Menunggu Ibu di Luar Minimarket, Seorang Balita Tewas Tertimpa Pintu Kaca

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami patah pada bagian paha sampai kaki. Kemudian ada luka di leher.

"Parah karena diinjak dan sudah diakui pelaku," kata dia.

Usai mendapat laporan tersebut, pelaku ditangkap pada Rabu (27/11/2019).

Kini pelaku sudah ditetapkan tersangka dan dijerat dengan pasal 76 c jo pasal 80 ayat 2 kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan anak luka berat. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X