6 WN China Pelaku Penipuan Ditangkap di Sejumlah Rumah Elite di Malang

Kompas.com - 26/11/2019, 09:44 WIB
Polisi saat memasang garis polisi di salah satu rumah di Puncak Dieng Kota Malang yang menjadi salah satu tempat WN China melakukan penipuan, Senin (25/11/2019) KOMPAS.COM/ANDI HARTIKPolisi saat memasang garis polisi di salah satu rumah di Puncak Dieng Kota Malang yang menjadi salah satu tempat WN China melakukan penipuan, Senin (25/11/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap enam warga negara China terkait kasus penipuan di Kota Malang, Senin (25/11/2019) malam.

"Total ada tujuh orang yang diamankan. Enam WN China, satu WNI," kata Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna.

Yogi mengatakan untuk memuluskan aksinya, pelaku mengontrak di sejumlah rumah elit yang berada di Kota Malang.


Baca juga: WN China Kontrak Sejumlah Rumah Elite untuk Jalankan Aksi Penipuan

Polisi juga menggeledah delapan rumah dalam kasus penangkapan tersebut. Rumah itu dijadikan tempat para pelaku melakukan penipuan.

"Ada 8 TKP," kata Komang.

Di antara rumah yang digeledah oleh polisi berada di Puncak Dieng Ekslusif Blok II, dan Istana Dieng Blok B-14.

Para pelaku terlebih dahulu dikumpulkan di rumah tersebut, sebelum akhirnya dibawa oleh polisi ke Mapolda Jatim untuk dimintai keterangan.

Baca juga: Terungkap Alasan WN China Pilih Indonesia sebagai Lokasi Pusat Penipuan

Dari sejumlah tempat yang digeledah, polisi mengamankan barang bukti berupa handphone dan paspor milik para pelaku.

"Barang bukti ada berbagai handphone. Kemudian juga paspor dan sebagainya," katanya.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, kasus penipuan oleh WN China di Kota Malang diduga merupakan jaringan dari kasus yang sama yang diungkap di Jakarta dan Malaysia.

"Sama dengan (kasus) Malaysia dua hari lalu, sama dengan (kasus) Jakarta satu hari lalu," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X