Kompas.com - 19/11/2019, 13:40 WIB
Bos Abu Tours Muhammad Hamzah Mamba (rompi merah) saat menyalami penasihat hukumnya usai sidang kasus pencucian uang yang melibatkan korporasi Abu Tours di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (16/10/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANBos Abu Tours Muhammad Hamzah Mamba (rompi merah) saat menyalami penasihat hukumnya usai sidang kasus pencucian uang yang melibatkan korporasi Abu Tours di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (16/10/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com — Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi mantan Direktur PT Amanah Bersama Umat (ABU Tours Travel) Muhammad Hamzah Mamba, dalam kasus penggelapan dan pencucian uang jemaah calon umroh senilai Rp 1,2 triliun. 

Penolakan tersebut diputuskan Hakim Ketua Salman Luthan dan dua hakim anggota MD Pasaribu dan Gazalba Saleh.

Dengan penolakan kasasi ini, bos Abu Tours tetap dipenjara selama 20 tahun dan didenda Rp 500 juta. 

Penasihat hukum Hamzah Mamba, Hendro Saryanto, saat dikonfirmasi Kompas.com membenarkan putusan kasasi tersebut.

Namun, ia mengaku belum menerima salinan putusan penolakan kasasi kliennya. 

"Iya benar, saya lihat website MA putusannya tolak perbaikan," kata Hendro kepada Kompas.com, Senin (18/11/2019) malam. 

Baca juga: Jaksa Tuntut Korporasi Abu Tours Bayar Denda Sebesar Rp 1 Miliar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hendro mempertanyakan maksud putusan hakim agung yang isinya menolak, tapi juga memerintahkan bos perusahaan biro perjalanan umrah itu dengan kata perbaikan. 

"Sampai sekarang kita belum terima putusannya maksudnya tolak perbaikan itu apa? Apanya yang diperbaiki?" kata Hendro. 

Untuk itu, Hendro bersama tim hukum dari Abu Tours lainnya bakal menyiapkan langkah hukum selanjutnya berupa peninjauan kembali (PK). 

Menurut Hendro, kliennya itu tidak bersalah dalam kasus penggelapan dan pencucian uang sesuai dakwaan jaksa.

"Kita akan PK nanti," ujar dia.

Kasus Abu Tours mulai diselidiki Polda Sulsel setelah banyaknya laporan dari jemaah yang batal diberangkatkan ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah umrah pada awal 2018.

Dalam penyidikan polisi, 86.720 jemaah yang batal berangkat umrah tersebar di 15 provinsi di Indonesia telah menyetorkan uang biaya perjalanan.

Dalam kasus ini, kerugian total jemaah mencapai Rp 1,8 triliun.

Polda Sulsel yang menangani kasus ini telah menyita 33 aset tidak bergerak seperti tanah dan bangunan milik Abu Tours di beberapa lokasi berbeda.

Direktur Utama PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) Muhammad Hamzah Mamba divonis hukuman 20 tahun penjara dan denda sebesar Rp 500 juta subsider satu tahun dan empat bulan kurungan oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (28/1/2019).

Baca juga: Banding Ditolak, Bos Abu Tours Tetap Dipenjara Selama 20 Tahun



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.