Geliat Pedagang di Kawasan Situs Petirtaan Kuno Sumberbeji Usai Diekskavasi

Kompas.com - 08/11/2019, 12:13 WIB
Fitra Arda, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (kiri), didampingi Kepala BPCB Jawa Timur, Andi Muhammad Said (kanan), saat mengunjungi situs petirtaan Sumberbeji, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (7/11/2019). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍFitra Arda, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (kiri), didampingi Kepala BPCB Jawa Timur, Andi Muhammad Said (kanan), saat mengunjungi situs petirtaan Sumberbeji, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (7/11/2019).

Petirtaan kuno

Untuk diketahui, sebuah petirtaan kuno ditemukan di dasar sendang Sumberbeji. Situs itu ditemukan di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Hasil ekskavasi tahap 1 dan 2, berhasil mengungkap sebagian bentuk bangunan petirtaan kuno.

Ukuran bangunan petirtaan kuno tersebut memiliki luas 18 x 20 meter. Di tengah bangunan petirtaan terdapat bangunan persegi dengan ukuran masing-masing sisi, 3,8 meter. 

Di sisi barat petirtaan, terdapat arca burung garuda yang masih menempel kuat pada dinding bangunan petirtaan kuno. Lalu, di sebelah utara dari arca burung garuda, terdapat saluran air yang membentang dari arah barat. 

Saluran air kuno tersebut tersambung dengan bangunan petirtaan dan berfungsi sebagai saluran masuknya air ke petirtaan. Sedangkan di sisi utara agak ke timur, terdapat saluran air yang berfungsi sebagai saluran buang. 

Baca juga: Petirtaan Kuno di Sedang Sumberbeji Jombang Mirip Candi Tikus di Mojokerto

Jadi sumber rejeki warga

Keberadaan situs purbakala di Sumberbeji menjadi berkah bagi Sri Rejeki, pedagang aneka minuman dan makanan di kawasan petirtaan kuno Sumberbeji.

Perempuan berjilbab itu mengaku baru 3 minggu membuka lapak. Selama 3 minggu berjualan, dia mengaku mendapatkan keuntungan melimpah saat hari Minggu atau saat hari libur.

"Waktu hari minggu ramai, omsetnya bisa Rp 800.000. Kalau hari biasa, sekitar Rp. 400.000," kata Sri kepada Kompas.com, Kamis (7/11/2019).

Menurut Sri Rejeki, masyarakat yang berkunjung ke Sumberbeji bukan hanya dari Jombang. Meski petirtaan kuno di Sumberbeji belum sepenuhnya digali atau direkontruksi ulang, minat pengunjung dari luar daerah cukup banyak.

"Banyak yang datang kesini. Sekarang kawasan ini jadi lebih ramai," ujar Sri Rejeki.

Baca juga: Ditemukan Pancuran Air Berkepala Naga, Situs Era Majapahit di Jombang Membentuk Petirtaan

PKL asal Dusun Sumberbeji, Rosidin (44), mengungkapkan, dari jualan es tebu dan aneka makanan ringan sejak 1 bulan lalu, dia bisa mendapatkan keuntungan kotor Rp 250.000 per hari.

Bapak 2 anak ini mengakui ada keuntungan berlipat yang diperoleh pada hari minggu dan hari libur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu, Salah Satu Pelaku Masih SMA

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu, Salah Satu Pelaku Masih SMA

Regional
Total 18 Tenaga Medis Positif Covid-19, Gugus Tugas Pertimbangkan Tutup RSUD Sumedang

Total 18 Tenaga Medis Positif Covid-19, Gugus Tugas Pertimbangkan Tutup RSUD Sumedang

Regional
150 Prajurit TNI Terbaik Tiba di Palu untuk Buru Kelompok Mujahidin di Poso

150 Prajurit TNI Terbaik Tiba di Palu untuk Buru Kelompok Mujahidin di Poso

Regional
Tantang Petahana, PKB Usung Cucu Pendiri NU di Pilkada Kabupaten Malang

Tantang Petahana, PKB Usung Cucu Pendiri NU di Pilkada Kabupaten Malang

Regional
Seorang Remaja Cabuli Pacarnya, Terungkap Saat Orangtua Periksa Ponsel Korban

Seorang Remaja Cabuli Pacarnya, Terungkap Saat Orangtua Periksa Ponsel Korban

Regional
Jubir Komite Peralihan Aceh: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Sesuai Aturan

Jubir Komite Peralihan Aceh: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Sesuai Aturan

Regional
Listrik di Pekanbaru Padam karena Gangguan Transmisi, PLN Minta Maaf

Listrik di Pekanbaru Padam karena Gangguan Transmisi, PLN Minta Maaf

Regional
Ketua DPRD Jabar: 7 Anggota Dewan yang Positif Covid-19 Karantina Mandiri

Ketua DPRD Jabar: 7 Anggota Dewan yang Positif Covid-19 Karantina Mandiri

Regional
Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Regional
Seorang Warga Ditembak OTK, TNI-Polri Kejar Pelaku

Seorang Warga Ditembak OTK, TNI-Polri Kejar Pelaku

Regional
Detik-detik Laode Ditembak dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal Saat Jaga Warung

Detik-detik Laode Ditembak dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal Saat Jaga Warung

Regional
Seorang ASN Curi Uang Nasabah dengan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi

Seorang ASN Curi Uang Nasabah dengan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Sulut, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Sulut, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Seorang Warga Ditembak di Intan Jaya, Papua, Pelaku Pura-pura Pinjam Pulpen

Seorang Warga Ditembak di Intan Jaya, Papua, Pelaku Pura-pura Pinjam Pulpen

Regional
Ridwan Kamil Tegaskan Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Siapkan Dulu Fisik

Ridwan Kamil Tegaskan Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Siapkan Dulu Fisik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X