Struktur Mirip Fondasi di Situs Peninggalan Majapahit di Jombang Diduga Petirtaan

Kompas.com - 17/07/2019, 12:43 WIB
Struktur bangunan dari bata kuno kembali ditemukan saat penggalian di dasar sendang Sumberbeji, Selasa (16/7/2019). Di lokasi penemuan situs purbakala di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditemukan tiga struktur bangunan berbeda dengan jarak yang saling berdekatan. MOH. SYAFIÍStruktur bangunan dari bata kuno kembali ditemukan saat penggalian di dasar sendang Sumberbeji, Selasa (16/7/2019). Di lokasi penemuan situs purbakala di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditemukan tiga struktur bangunan berbeda dengan jarak yang saling berdekatan.

JOMBANG, KOMPAS.com - Situs peninggalan Majapahit yang ditemukan di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, diduga merupakan sebuah petirtaan.

Kemungkinan itu disampaikan arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho, menanggapi adanya dua temuan baru di lokasi situs purbakala di dasar sendang Sumberbeji, Jombang.

"Dari laporan yang kami terima, ada temuan struktur baru di sisi timur dari temuan saluran air sebelumnya," katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Menurut Wicaksono, dari pengamatan awal berdasarkan bentuk dan jarak antar struktur, tiga struktur di dasar Sendang Sumberbeji diduga saling terkait. Dugaan awal, ketiga struktur merupakan bekas petirtaan.

Dijelaskan, petirtaan adalah tempat pemandian suci yang sering digunakan oleh kalangan istana kerajaan.

"Ada kemungkinan seperti itu (petirtaan). Tetapi untuk detail bentuk dan fungsinya, kami masih harus meneliti langsung ke lokasi," ujar Wicaksono.

Ditambahkan, atas izin dan pengawasan balai purbakala, Pemerintah Desa Kesamben, sejak Senin (15/7/2019) melakukan penggalian lumpur di dasar sendang Sumberbeji. Di lokasi itu, 2 minggu lalu ditemukan struktur kuno peninggalan Majapahit berupa saluran air.

"Saat ini pihak desa membersihkan tanah lapisan atas dari struktur bata. Dalam pelaksanaannya, diawasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang," ungkap Wicaksono.

Baca juga: Fakta Menarik Situs Kuno di Jombang, Irigasi Tipe Tertutup hingga Identik dengan Zaman Majapahit

Sebelumnya diberitakan, di dasar Sendang Sumberbeji ditemukan saluran air peninggalan era kerajaan Majapahit, saat warga membersihkan dasar sendang dari lumpur dan sampah, 2 Minggu lalu.

Penemuan itu ditindaklanjuti dengan penggalian di dasar Sendang Sumberbeji, sejak Senin (15/7/2019) hingga Rabu (17/7/2019) ini.

Pada hari pertama, hasil penggalian di dasar Sendang Sumberbeji menemukan struktur bangunan dari bata kuno yang membentuk lingkaran. Posisinya berada di sisi timur dari saluran air yang ditemukan sebelumnya.

Menurut Kepala Desa Kesamben WS Yudha, bangunan kuno di sisi timur Sendang Sumberbeji yang ditemukan pada Senin, mirip sebagai sumur tertutup.

Lalu, pada hari kedua penggalian, Selasa (16/7/2019), ditemukan struktur baru dari bata kuno di sisi utara yang mirip sebagai fondasi bangunan. Letaknya berada di sisi utara dari struktur bangunan yang mirip dengan sumur tertutup.

"Kalau yang ditemukan hari ini, bentuknya mirip fondasi," kata WS Yudha, saat ditemui di lokasi penggalian situs, di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Selasa.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X