Gelombang Pengungsi Asal Wamena Terus Berdatangan ke Poso

Kompas.com - 17/10/2019, 16:50 WIB
Foto// Perjalanan Rombongan Pengungsi Wamena Dari Makassar Menuju Poso Pada Kamis(17/10/2019) MANSUR TABONEFoto// Perjalanan Rombongan Pengungsi Wamena Dari Makassar Menuju Poso Pada Kamis(17/10/2019)

POSO, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Poso kini terus bekerja keras untuk memulangkan 102 orang warga yang terdampak kerusuhan Wamena, Papua.

Setelah sukses memulangkan 9 orang pengungsi pada tahap pertama awal Oktober 2019, kini pemda kembali menerima kedatangan pengungsi dari Wamena untuk tahap dua dan tiga sebanyak 22 orang yang terdiri dari anak-anak dan orangtua.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu yang dikonfimasi media via telepon, Kamis (17/10/2019), mengatakan, seluruh warga Poso yang terdata dan terdampak konflik Wamena akan dipulangkan meskipun secara bertahap.

Baca juga: Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

 

Menurutnya, pemulangan seluruh pengungsi tersebut ke Poso sengaja dilakukan Pemda Poso untuk mengembalikan trauma psikologi para korban, sambil menunggu kondisi keamanan di Wamena kondusif.

"Selain masalah kemanusian, pemulangan seluruh pengungsi asal Poso dari Wamena merupakan bentuk keseriusan pemda. Mereka kita fasilitasi semua, mulai dari Wamena, Jayapura, hingga Poso kita berikan. Bahkan untuk tempat tinggal kita siapkan hotel," tegas Darmin.   

Sementara itu, pada hari yang sama, Kabag Humas dan Protokoler Pemda Poso, Armol Songko yang ditemui di ruangannya mengatakan, pemulangan seluruh pengungsi warga Poso dari Wamena dan Jayapura merupakan bukti kepedulian pemda atas perintah langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu.

Diakuinya, sama dengan pemulangan pengungsi tahap pertama, proses pemulangan pengungsi tahap dua dan tiga juga difasilitasi sepenuhnya oleh tim, mulai dari penjemputan, pemeriksaan kesehatan hingga pemulangan ke kampung halaman di Poso.

"Untuk pengungsi gelombang kedua sebanyak 5 orang dan gelombang ketiga 17 orang sudah berada di penampungan Makassar. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, selanjutnya pengungsi dijemput oleh tim menuju Poso melalui darat," kata Armol Songko.

Armol menambahkan, jadwal pemulangan pengungsi sudah disesuaikan dengan jadwal pemulangan yang dikoordinir oleh tim yang dibentuk Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso.

Secara rinci dijelaskan, untuk pengungsi tahap pertama  9 orang sudah tiba di rumah masing-masing. Sementara untuk gelombang kedua  5 orang dan gelombang ketiga sebanyak 17 orang.

Sementara dalam perjalanan dari Makassar menuju Poso menggunakan mobil bus milik Pemda Poso.

"Rombongan pengungsi tahap dua dan tiga sebanyak 22 orang sementara dalam perjalanan menuju Poso. Kalau bukan hari ini, paling lambat besok sudah tiba di Poso," jelas Armol Songko.

Baca juga: Pascakerusuhan, Aktivitas Sekolah di Wamena Mulai Berangsur Pulih

Pemda Poso menegaskan ,kepada para pengungsi yang tidak ada keluarganya di Poso,tetap akan diberikan pasilitas yang sama dan bahkan akan diinapkan di hotel Wisata hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Setelah gelombang kedua dan tiga tiba di Poso, selanjutnya tim masih menunggu pemulangan pengungsi tahap empat dari Kota Jayapura sebanyak 70 orang dan diperkirakan tiba di Poso  awal pekan depan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X