Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Kompas.com - 16/10/2019, 12:24 WIB
Mendikbud Muhadjir Effendy membesuk Frans Tabuni, siswa Kelas IX SMPN 1 Waena di RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (16/10/2019). Fran Tabuni (14) mengalami luka bakar karena menolak ajakan massa untuk ikut turun ke jalan pada 23 September, Rabu (16/10/2019). KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIMendikbud Muhadjir Effendy membesuk Frans Tabuni, siswa Kelas IX SMPN 1 Waena di RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (16/10/2019). Fran Tabuni (14) mengalami luka bakar karena menolak ajakan massa untuk ikut turun ke jalan pada 23 September, Rabu (16/10/2019).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Di sela kunjungannya di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Muhadjir Effendy menyempatkan diri membesuk Frans Tabuni (14 tahun) di RSUD Wamena, Rabu (16/10/2019),

Frans Tabuni adalah siswa Kelas IX SMPN 1 Waena yang mengalami luka bakar Grade IIB saat terjadi kerusuhan di Wamena pada 23 September.

Kepada Muhadjir, Frans menceritakan apa yang ia alami saat para perusuh masuk ke sekolahnya.

"Mereka bilang ke saya, 'kalau ko (kamu) rasa monyet ko harus ikut'. Sa (saya) bilang 'sa malas sa mau pulang'," ujar Frans.

Baca juga: Pascakerusuhan, Aktivitas Sekolah di Wamena Mulai Berangsur Pulih

Setelahnya Frans memilih berlari menjauhi massa. Namun, tanpa disadari massa melemparnya dengan bensin yang kemudian terkena di bagian kaki dan kepalanya.

Frans mengalami luka bakar di wajahnya. Begitu juga dengan kaki kirinya.

Setelah menjalani perawatan, kondisi Frans kini jauh lebih baik.

Frans mengaku saat ini ia sudah tidak takut dan ingin segera bersekolah kembali.

"Siap sekolah, sa sudah tidak takut lagi," katanya.

Kepada Frans, Muhadjir memberikan dorongan agar dia segera pulih dan segera kembali bersekolah 

"Cepat sembuh ya, jangan terlalu lama di rumah sakit, harus sekolah lagi," tutur Muhadjir.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma bahkan Lebih

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma bahkan Lebih

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Regional
Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Regional
Usai Dilantik Jadi Bupati, Mukti Agung Wibowo: Gaji Saya untuk Warga Pemalang

Usai Dilantik Jadi Bupati, Mukti Agung Wibowo: Gaji Saya untuk Warga Pemalang

Regional
Bupati Jember Hendy Siswanto: Target Kami, Maret APBD 2021 Rampung

Bupati Jember Hendy Siswanto: Target Kami, Maret APBD 2021 Rampung

Regional
Protes Wakil Bupati OKU Diborgol Saat Keluar Rutan untuk Dilantik, Kuasa Hukum: Buat Apa, Kan Bukan Mau Kabur

Protes Wakil Bupati OKU Diborgol Saat Keluar Rutan untuk Dilantik, Kuasa Hukum: Buat Apa, Kan Bukan Mau Kabur

Regional
Usai Pelantikan, Banyak Pekerjaan yang Harus Diselesaikan Bupati dan Wabup Jember

Usai Pelantikan, Banyak Pekerjaan yang Harus Diselesaikan Bupati dan Wabup Jember

Regional
Pernah Dirampok, Kakek yang Punya Berkarung-karung Uang Menggembok Rumahnya Pakai 4 Kunci

Pernah Dirampok, Kakek yang Punya Berkarung-karung Uang Menggembok Rumahnya Pakai 4 Kunci

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X