Kekeringan di Gunungkidul, Sumber Air Mulai Habis, Anggaran Menipis

Kompas.com - 01/10/2019, 18:36 WIB
Warga Mengambil Air dari Kali Wonosari, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Selasa (17/9/2019) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOWarga Mengambil Air dari Kali Wonosari, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Selasa (17/9/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Penyaluran bantuan air bersih ke masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, mulai terkendala beberapa sumber air bersih yang debitnya mulai berkurang.

"Sejumlah sumber air yang biasa diambil oleh tangki kami debitnya sudah menurun. Kabarnya sumber air yang berada di Karangmojo sudah tidak diperbolehkan diambil airnya karena debit sudah sangat menurun dibanding dengan beberapa bulan lalu," ucap  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki, di kantornya, Senin, (1/10/2019).

Baca juga: Air Bersih Tiba-tiba Muncul dari Lahan Gersang, Pemkab Gunungkidul Kirim Ahli

Edy mengatakan, kemarau tahun ini lebih panjang dibanding tahun lalu. Tahun ini sudah lebih dari lima bulan tidak turun hujan.


Pada Oktober 2018, sumber air masih bisa diambil dengan lancar. Seperti di sumber air Ngembel, Karangmojo dan juga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.

Namun, Oktober tahun ini sumber air sudah semakin surut. Bahkan harus antre ketika mengambil air.

Dampaknya, bantuan droping air bersih ke wilayah kekeringan mengalami keterlambatan.

Untuk mencari sumber air, selama ini memang tak hanya mengandalkan dari wilayah Gunungkidul saja, tapi juga di beberapa daerah perbatasan yang melimpah airnya dimaksimalkan. 

Seperti daerah Rongkop dan Girisubo mengambil air bersih dari Pracimantoro, Wonogiri.

"Untuk Kecamatan Gedangsari dan Patuk, biasanya kami mengambil air di Kecamatan Piyungan (Bantul). Sementara di Kecamatan Purwosari, terdekat sumber airnya dari Parangtritis (Bantul)," kata dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diprediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Wonogiri, Jekek-Sriyono Tak Siapkan Banyak Uang

Diprediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Wonogiri, Jekek-Sriyono Tak Siapkan Banyak Uang

Regional
Tak Lagi Diusik, Pemkab Ciamis Didesak Terbitkan Buku Sejarah Galuh

Tak Lagi Diusik, Pemkab Ciamis Didesak Terbitkan Buku Sejarah Galuh

Regional
Direkomendasikan PDI-P untuk Pilkada Lamongan, Begini Komentar Sholahuddin

Direkomendasikan PDI-P untuk Pilkada Lamongan, Begini Komentar Sholahuddin

Regional
Mentan Syahrul Yasin Limpo Lepas Ekspor Komoditas Sumut Senilai Rp 79,6 Miliar

Mentan Syahrul Yasin Limpo Lepas Ekspor Komoditas Sumut Senilai Rp 79,6 Miliar

Regional
Mengendarai Motor Saat Mabuk, Petugas Satpol PP Tabrak Angkot

Mengendarai Motor Saat Mabuk, Petugas Satpol PP Tabrak Angkot

Regional
Penumpang Minibus yang Terguling di Tol Jombang Berasal dari Mojokerto

Penumpang Minibus yang Terguling di Tol Jombang Berasal dari Mojokerto

Regional
Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Regional
Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Regional
Sewakan Kamar Kontrakan untuk Praktik Prostitusi, IRT di Cianjur Dibui

Sewakan Kamar Kontrakan untuk Praktik Prostitusi, IRT di Cianjur Dibui

Regional
Dikritik Wapres soal Angka Kemiskinan, Ini Tanggapan Gubernur NTB

Dikritik Wapres soal Angka Kemiskinan, Ini Tanggapan Gubernur NTB

Regional
Tipu Seorang TKI, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Tipu Seorang TKI, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Regional
Drama Perampokan Toko di Prabumulih, Penjaga Toko dan Bayi 10 Bulan Disekap Selama 1 Jam

Drama Perampokan Toko di Prabumulih, Penjaga Toko dan Bayi 10 Bulan Disekap Selama 1 Jam

Regional
Naik Angkot, Paslon Independen Pilkada Samarinda Hantar 59 Boks Syarat Dukungan

Naik Angkot, Paslon Independen Pilkada Samarinda Hantar 59 Boks Syarat Dukungan

Regional
Surya Paloh Instruksikan Seluruh Kader Nasdem Dukung RUU Omnibus Law

Surya Paloh Instruksikan Seluruh Kader Nasdem Dukung RUU Omnibus Law

Regional
Komandan TNI di Medan Terbukti Nikahi Siri Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara

Komandan TNI di Medan Terbukti Nikahi Siri Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X