Kompas.com - 11/09/2019, 11:27 WIB
Foto: Pelindo III melakukan reklamasi di Pelabuhan Benoa, tampak pogon Mangrove mengering dan ditebang. Rencananya di lokasi tersebut kaan dibangun Pura sebagai sarana Melasti Robinson GamarFoto: Pelindo III melakukan reklamasi di Pelabuhan Benoa, tampak pogon Mangrove mengering dan ditebang. Rencananya di lokasi tersebut kaan dibangun Pura sebagai sarana Melasti

DENPASAR, KOMPAS.com - Pelindo III mengakui melakukan penebangan pohon mangrove di Pelabuhan Benoa.

Hal ini disampaikan Staf Humas Regional Bali Nusra Pelindo III Mareta Mulia Admaja pada Rabu (11/9/2019).

Pernyataan ini disampaikan berkaitan dengan pemberitaan Kompas.com berjudul "Soal Reklamasi Benoa, Menteri BUMN Sebut Sudah Dibicakan dengan Gubernur Bali" pada Selasa (10/9/2019).

Baca juga: DPRD Bali: Pelindo III Tak Pernah Membuka Rencana Induk Pelabuhan Benoa ke Publik

Dalam berita tersebut diuraikan pantauan Kompas.com di lokasi reklamasi, di mana sejumlah alat berat terlihat sibuk mengeruk lahan yang direklamasi.

Beberapa truk juga terlihat mondar mandir mengangkut tanah. Tak jauh dari alat berat, terlihat pohon mangrove mati kekeringan.

Bahkan, ada juga yang terlihat bekas ditebang. Bakau kering ini lalu ditimbun menggunakan tanah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mareta mengatakan, proses pemadatan di lokasi reklamasi memang masih dilakukan. Reklamasi sesungguhnya sudah rampung, tapi tidak bisa selesai begitu saja.

"Tidak bisa selesai begitu saja, harus dirapikan," kata Mareta.

Pihaknya mengakui melakukan penebangan pohon mangrove dan melakukan pengurukan seluas 1 hektare di lokasi yang terletak di depan Restoran Akame.

Baca juga: Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

"Beberapa pohon (mangrove) memang ditebang Pelindo, itu sudah mendapat rekomendasi pusat penelitian dan pengembangan hutan di Bogor," kata Mareta.

Dia menyebut, pembabatan pohon dan pengurukan lahan 1 hektare tersebut diperuntukan untuk membangun pura sebagai sarana Melasti umat Hindu.

Khusus proyek pengurukan lahan dan pembangunan pura, diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 8 miliar.

"Di atas lahan tersebut akan dibangun pura sebagai sarana Melasti. Nilai proyek sekitar Rp 8 miliar," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.