Ditolak, Gubernur Lukas Jadwal Ulang Bertemu Penghuni Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Kompas.com - 27/08/2019, 21:33 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe (kiri) dan Gubernur Jatim Khofifah. KOMPAS.COM/A. FAIZALGubernur Papua Lukas Enembe (kiri) dan Gubernur Jatim Khofifah.

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Papua Lukas Enembe akan menjadwal ulang pertemuan dengan para penghuni asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.

Lukas mengatakan, para penghuni asrama masih terbawa emosi dari peristiwa sebelumnya.

"Jadi pertemuan ini terlalu cepat, belum ada koordinasi. Mereka masih emosi, nanti saya jadwalkan ulang untuk bertemu," kata Lukas di Surabaya, Selasa (27/8/2019) malam.

Baca juga: Khofifah dan Gubernur Papua Ditolak Masuk Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Sebelumnya, Lukas mengatakan telah mengirim staf dari Provinsi Papua dan Papua Barat untuk menemui penghuni asrama, tapi juga ditolak.

"Bahkan ada orangtua dari salah satu penghuni asrama di depan, tapi penghuni tetap tidak keluar," ujarnya.

Lukas belum mengetahui siapa saja yang ada dalam asrama tersebut, apakah dari mahasiswa atau bukan.

"Yang ada data dari polisi ada 42 orang," ucapnya.

Selasa sore, usai bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Lukas dan rombongannya berjumlah puluhan orang mendatangi asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya.

Saat turun dari kendaraan yang ditumpangi, penghuni asrama sudah berteriak-teriak agar rombongan meninggalkan tempat.

Baca juga: 2 Saksi Lihat 2 Perusak Bendera Merah Putih di Depan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Meraka berteriak bahkan memukul pintu gerbang dengan kursi lipat, hingga melempar kerikil.

Rombongan yang juga diikuti gubernur Jatim, kapolda Jatim dan pangdam V Brawijaya pun mundur dan bergegas pergi.

Asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya memang tertutup sejak peristiwa aksi dugaann perusakan bendera merah putih pada 16 Agustus lalu.

Di depan pintu gerbang terpampang spanduk warna putih bertuliskan "Siapapun Yang Datang Kami Tolak" dengan huruf warna merah, "Lepaskan Garuda" dan "Referendum Is Solution".



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X