Dokter Gigi Romi Ucapkan Terima Kasih ke Semua Pihak yang Telah Membantu Perjuangannya

Kompas.com - 24/08/2019, 07:03 WIB
Drg Romi Syofpa Ismael (duduk di kursi roda) didampingi anggota Komisi VIII DPR Rieke Diah Pitaloka (tengah) berjalan untuk menemui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Rabu (31/7/2019). Romi yang sebelumnya gagal lolos CPNS meski menduduki peringkat pertama saat tes di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat itu mengadu ke Mendagri untuk mencari keadilan bagi dirinya. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRADrg Romi Syofpa Ismael (duduk di kursi roda) didampingi anggota Komisi VIII DPR Rieke Diah Pitaloka (tengah) berjalan untuk menemui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Rabu (31/7/2019). Romi yang sebelumnya gagal lolos CPNS meski menduduki peringkat pertama saat tes di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat itu mengadu ke Mendagri untuk mencari keadilan bagi dirinya.

PADANG, KOMPAS.com - Perjuangan panjang dokter gigi Romi Syofpa Ismael untuk mendapatkan haknya kembali sudah mulai membuahkan hasil.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, secara resmi telah mengumumkan nama  dokter Romi Syofpa Ismael lulus sebagai CPNS.

"Alhamdulillah, saya akhirnya dinyatakan kembali lulus sebagai CPNS. Ini berkat perjuangan panjang dan melelahkan. Terima kasih kepada semua yang telah membantu," kata Romi yang dihubungi Kompas.com, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Akhirnya, Setelah Perjuangan Panjang Dokter Gigi Romi Lulus CPNS


Romi menyebutkan perjuangannya untuk mendapatkan haknya setelah kelulusannya sebagai CPNS dibatalkan Pemkab Solok Selatan, Sumatera Barat dibantu oleh banyak pihak.

"Makanya saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pak gubernur, wakil gubernur, bupati. Pemerintah pusat, semua kementrian yang membantu, anggota DPR Mbak Rieke ( Rieke Diah Pitaloka), kawan-kawan media dan semuanya yang membantu," katanya.

Romi mengatakan setelah diumumkan lulus, dirinya kembali harus mempersiapkan semua berkas. Salah satunya adalah surat keterangan tingkat disabilitas.

Hal itu dibutuhkan karena Romi lulus dari formasi disabilitas sesuai dengan salinan pengumuman yang ditandatangani oleh Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat Muzni Zakaria tertanggal 22 Agustus.

Baca juga: Meski Dokter Romi Sudah Jadi CPNS, PDGI Tetap Proses Dokter Pelapor

Dokter gigi penyandang disabilitas tersebut dinyatakan lulus pada formasi Disabilitas Dokter Gigi Ahli Pertama dan ditempatkan di RSUD Solok Selatan.

"Surat keterangan itu sudah ada dan tinggal mengirimkannya saja lagi," kata Romi.

Kelulusan CPNS yang sempat dianulir...

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan sudah mengumumkan kelulusan dokter Romi yang ditandatangani oleh Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria tanggal 22 Agustus kemarin.

Kelulusan Romi sebagai CPNS di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat sempat dianulir dengan alasan mengalami kendala kesehatan seusai melahirkan pada 2016.

Dia mengalami lemah di kedua tungkai kaki yang mengharuskannya beraktivitas dengan kursi roda.

Baca juga: Bupati Solok Selatan: SK Pengangkatan Dokter Romi Tinggal Tunggu Waktu

Lewat pengumuman yang dikeluarkan Bupati Solok Selatan nomor 800/62/III/BKPSDM-2019 tertanggal 18 Maret 2019, disebutkan dua peserta seleksi CPNS 2018 di Solok Selatan dibatalkan hasil seleksinya dan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan pada formasi umum CPNS 2018.

Perjuangan panjangnya membuat tak sedikit dukungan mengalir untuk Romi agar mendapatkan kembali status CPNS-nya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X