Saat Puluhan pelajar Disabilitas Ikut Merasakan Lomba Makan Kerupuk, Balap Karung...

Kompas.com - 16/08/2019, 13:36 WIB
Pelajar penyandang disabilitas SLB Gugus Sehati, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengikuti lomba makan kerupuk dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74, Jumat (16/08/2019) MUH. AMRAN AMIR S. HUTPelajar penyandang disabilitas SLB Gugus Sehati, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengikuti lomba makan kerupuk dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74, Jumat (16/08/2019)

PALOPO, KOMPAS.com - Merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tak hanya dilakukan oleh pelajar seperti umumnya yang normal tetapi juga dilakukan oleh pelajar berkebutuhan khusus. 

Seperti yang dilakukan oleh pelajar penyandang disabilitas di Sekolah Luar Bisa ( SLB) Gugus Sehati di Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (16/08/2019).

Sedikitnya 43 siswa sari tingkat SD dan SMP secara bergantian yang terdiri dari penyandang Tuna Netra, Tuna Rungu, Tuna Wicara, Tuna Daksa  dan Tuna Grahita mengikuti lomba dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.


Kepala Sekolah SLB Gugus Sehati Kota Palopo, Hj Suhati, mengatakan pihaknya sengaja melakukan lomba dalam memeriahkan peringatan hari kemerdekaan karena mereka di lingkungan tempat tinggalnya tidak terliibat untuk ikut dalam merayakan hari kemerdekaan.

Baca juga: Tugu Sentul Jombang, Monumen Pejuang Kemerdekaan yang Kini Tak Terawat

“Kami melibatkan mereka untuk merayakan peringatan hari kemerdekaan RI ke-74, agar mereka merasakan perayaan tersebut sama dengan rekan-rekan mereka di luar sekolah SLB, dengan mengikuti lomba seperti lomba makan kerupuk, lomba lari karung, dan lomba memindahkan tepung,” kata Suhati saat ditemui di sekolah SLB, Jumat.

Menurutnya, lomba yang digelar selain memperkenalkan semangat juang kemerdekaan bagi pelajar penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus, juga menambah kepercayaan diri.

“Mereka terlihat senang, antusias dan berupaya meraih juara lomba dengan penuh suka cita,” ucapnya.

Selain mengikuti perlombaan, siswa lainnya memberikan hiburan dengan memainkan musik dan menari agar rekan-rekannya dapat terhibur.

“Karena ada fasilitas seni seperti Orgen, Gitar dan lain-lain, jadi mereka sudah biasa dilatiih dan itu sesuai baktnya masing-masing,” ujarnya.

Baca juga: Soal Kasus Drg Romi, Senator Sumbar Minta Kemenpan RB Buat Aturan Tegas Bagi Disabilitas

   



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adian Napitupulu: Saya Dukung Jokowi Bukan untuk Kejar Jabatan

Adian Napitupulu: Saya Dukung Jokowi Bukan untuk Kejar Jabatan

Regional
Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Regional
Kabut Asap Pekat di Jambi: Jam 12 Siang Gelap, Warga Nyalakan Lampu dan Kipas Angin

Kabut Asap Pekat di Jambi: Jam 12 Siang Gelap, Warga Nyalakan Lampu dan Kipas Angin

Regional
Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Regional
Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

Regional
Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Regional
Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Regional
Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Regional
2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

Regional
Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Regional
Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Regional
Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Regional
Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X