Di Sumut Ditemukan 21.632 Lembar Uang Palsu dari Setoran ke Perbankan

Kompas.com - 14/08/2019, 16:20 WIB
Kepala BI Sumut Wiwiek Siswo Widayat (ke empat dari kiri) bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menunjukkan uang rupiah palsu yang diidentifikasi dari setoran di perbankan. Jumlahnya mencapai 21.632 lembar dalam berbagai pecahan nilai, Rabu (14/8/2019).Dewantoro Kepala BI Sumut Wiwiek Siswo Widayat (ke empat dari kiri) bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menunjukkan uang rupiah palsu yang diidentifikasi dari setoran di perbankan. Jumlahnya mencapai 21.632 lembar dalam berbagai pecahan nilai, Rabu (14/8/2019).

MEDAN, KOMPAS.com - Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut), Wiwiek Siswo Widayat mengatakan, dalam kurun waktu 2013-2018,  ditemukan uang palsu sebanyak 21.632 lembar

Sedangkan dari Januari hingga Juli 2019, pihaknya menemukan 380 lembar uang palsu.

Kepada wartawan Wiwiek menuturkan, uang palsu itu paling banyak berasal dari proses pengelolaan uang rupiah di perbankan, setoran perbankan atau laporan masyarakat. Selain itu, temuan langsung dari kepolisian. 

Temuan uang palsu itu kemudian diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumut untuk diamankan.


"Kalau ada setoran dari perbankan setelah kita proses, ternyata itu palsu. Kita informasikan ke perbankan terindikasi palsu, itu menjadi kerugian dari perbankan," katanya di Mapolda Sumut, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembuatan Uang Palsu di Gresik

Uang palsu itu dikumpulkan dan dimusnahkan. Namun, sebelumnya uang tersebut telah melewati penilaian keaslian di laboratorium Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center (BI-CAC).

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menjelaskan, pihaknya menangani 27 kasus uang palsu.

Sebanyak 24 kasus sudah memasuki tahap 2 di kejaksaan dan 3 kasus dalam proses penyidikan. 

"Mereka mengedarkan uang palsu ke masyarakat dengan berbagai modus, misalnya membeli ke warung atau bayar di tol. Modus utamanya mereka lakukan pada malam hari atau uang itu dibuat kusut," katanya.

Baca juga: Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Riau

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X