Dua Bocah SD Temukan Granat Nanas Aktif Saat Asyik Bermain Gali Tanah

Kompas.com - 11/08/2019, 15:24 WIB
Seorang anggota tim penjinak bom (Jibom) Brimob Polda Sulsel saat mengamankan granat yang ditemukan dua bocah SD di Jalan Teuku Umar 2, Kecamatan Tallo, Makassar, Jumat (9/8/2019). Dok Humas Polsek TalloSeorang anggota tim penjinak bom (Jibom) Brimob Polda Sulsel saat mengamankan granat yang ditemukan dua bocah SD di Jalan Teuku Umar 2, Kecamatan Tallo, Makassar, Jumat (9/8/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua siswa SD Al Muzahwirah Makassar, Sapa (14) dan Abdal Lul Ilmi (12) menemukan granat nanas aktif saat sedang asyik bermain di samping sekolahnya di Jalan Teuku Umar 12, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Jumat (9/8/2019) lalu. 

Penemuan terjadi saat jam istirahat. Saat itu kedua siswa tersebut hendak memainkan permainan tradisional.

Sapa yang menggali tanah dengan menggunakan besi dikejutkan ketika alat yang dipakainya itu menggali tiba-tiba mengenai granat yang tertanam tersebut. 

"Jadi Sapa itu sedang keluar main, mau main kalau orang bugis bilang maccuke. Saat digali dia lihat ada benda bulat mirip granat dalam tanah kurang lebih 30 centimeter," kata Kanit Reskrim Polsek Tallo Iptu H Ramli, Minggu (11/8/2019).

Baca juga: Gali Kuburan, Warga di Ambon Malah Temukan Granat Aktif

Ramli menambahkan bahwa Sapa yang penasaran dengan benda temuannya itu kemudian memanggil Abdal untuk melihatnya. Abdal lalu mengambil benda tersebut dan kemudian mencucinya hingga keduanya yakin benda yang ditemukan tersebut sebuah granat. 

"Saat dicuci cukup bersih, kaget karena bentuknya sudah mirip granat. Anak itu langsung lapor gurunya. Nah gurunya ini yang melaporkan kepada kami," kata Ramli. 

Ramli mengatakan pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan tim penjinak bom (jibom) Brimob Polda Sulsel usai turun langsung ke lapangan melihat granat tersebut. 

Ramli menerangkan bahwa dari penuturan warga sekitar, tempat ditemukannya granat tersebut dulunya merupakam gudang senjata di masa kolonial Belanda. Pihaknya pun kini menyerahkan sepenuhnya granat tersebut ke tim Jibom. 

"Alhamdulillah sudah aman tidak sampai meledak dan menimbulkan kerugian. Iya memang dari cerita tokoh masyarakat disana memang daerah itu bekas gudang senjata milik Belanda," tandasnya.

Baca juga: Seorang Wanita di Kupang Temukan Granat Aktif Buatan Korsel di Tas Milik Almarhum Suaminya



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Regional
Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Regional
Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk 'Gojek Tuyul' di Malang

Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk "Gojek Tuyul" di Malang

Regional
Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Regional
Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Regional
Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Regional
Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

Regional
Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Regional
Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Regional
Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Regional
Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X